ENREKANG,UJUNGJARI–Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar,Kompol Jufri Natsir mengaku,peran wartawan dalam karirnya sangat penting sehingga bisa terkenal di masyarakat.

Dirinya menjabat tujuh kali kasat reskrim di Sulawesi selatan karena peran wartawan.Awak media merupakan mintra kepolisian dan pemerintah dalam membangun suatu daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau media sejak saya jadi kasat reskrim saya itu akrab dengan media.Karena saya jadi kasat reskrim tujuh kali karena media yang besarkan saya,”kata Kompol Jufri Natsir kepada puluhan awak media yang berugas di Enrekang di warung kopi (Warkop) Latimojong, Jl RA Kartini,Kelurahan Juppandang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.Jumat (30/9/2022) lalu.

Menurutnya,selama menjabat kasat reskrim tujuh kali hingga saat ini menjabat wakasat Reskrim Polrestabes Makassar,dirinya selalu berkomonikasi dengan awak media,baik TV,cetak maupun media online.

“Setiap ada kasus perkara yang saya tangani selama menjabat kasat,saya panggil teman-teman (media) untuk mempublikasikan sehingga muncul di luar.Sembari mengatakan kalau dirinya itu tidak alergi lagi dengan wartawan,”ujar Jufri Natsir.

Ia mengatakan,sudah mengintruksikan kepada bawahanya bahwa,wartawan itu adalah sahabat dan mitra kerja kepolisian.Jika butuh informsi untuk melengkapi sebuah berita yang akan di tayangkan wartwan berikan informasi yang akurat.

“Sudah saya sampikan kepada anggota saya bahwa,wartwan itu sahabat dan mitra kita.Berikan informasi jika dia butuh.Tapi informasi yang akurat,karena apa yang kau sampikan kepada wartwan itulah yang dia muatnanti.Apa lagi ini dunia keterbukaan tidak ada yang ditutup tutupi,”jelas Jufri.

Namun,dalam dunia keterbukaan lanjut Jufri,ada juga informasi kasus yang tidak serta merta diberikan kepada awak media karena sementara dalam proses pengembangan.

“Sehingga kalau secepat keluar nanti mungkin masih ada terget-targe kita tidak tercapai lagi karena sudah terespos.Nabaca ngasanmi tau salianan,”beber Jufri Natsir dalam dialeg bahasa Enrekang Durinya yang artinya diabaca semuami orang. (suka)