MALILI,UJUNGJARI.COM–Sebanyak 69 anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) se-Luwu Timur mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengembangan kapasitas di Ballroom Hotel I Lagaligo Malili, Senin (05/12/2022).

Bimtek dibuka langsung Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika. Dalam sambutannya Aini Endis mengatakan bimtek dimaksudkan agar BPD bisa meningkatkan kapasitasnya dalam mengawasi anggaran desa terutama bantuan khusus keuangan dan hasil pajak dan retribusi di desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait Dana Bagi Hasil Pajak Retribusi ini, sambungnya, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Luwu Timur, tiap tahun diberikan kepada Pemerintah Desa. Saat ini PAD Luwu Timur tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kota Makassar, kurang lebih Rp305 miliar. Dan saat ini sudah terbentuk SKPD yang menangani khusus Pendapatan yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Semua pihak termasuk BPD perlu terus mendukung peningkatan PAD karena kalau kita terus bergantung kepada dana pemerintah pusat, pasti tidak akan ada peningkatan,” katanya. (bs)