MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Beberapa hari terakhir, beredar informasi terkait
Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi yang kabarnya ditampar oleh salah seorang menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Informasi tersebut menimbulkan spekulasi dan bahan perbincangan. Informasi terkait penamparan Wakil Menteri Pertanian tersebut dihembuskan founder Seword, Alifurrahman S Asyari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah kesempatan bertemu secara tidak sengaja dengan Lutfie Natsir, orang yang cukup mengenal dekat Menteri Pertanian, awak media mencoba meminta pandangannya terkait informasi tersebut.

Lutfie mengatakan, dirinya tidak bisa menanggapi mengenai berita tersebut yang masih belum tentu kebenarannya.

Namun, jika dikembalikan ke perspektif orang Sulsel tentunya sangat bertolak belakang karena tidak memanusiakan manusia.

“Sepertinya untuk berita yang sedang ramai ini kita sudah mendengar pernyataan Bapak Presiden RI bahwa hal itu tidaklah benar adanya, sehingga sudah tidak perlu dipolemikkan dan di perdebatkan,” kata Lutfie.

Namun, lanjutnya, dari sudut pandang masyarakat Bugis Makassar yang selalu memegang teguh kultur orang Sulsel, Sipakainge, Sipakatau dan Sipakalebbi, tentunya Pak Mentan akan selalu memanusiakan manusia apapun yang terjadi.

“Contohnya saja begini, pasti Pak Mentan akan mengembalikan pada dirinya sendiri. Bagaimana jika beliau diperlakukan seperti itu pasti sebagai orang Sulsel kita tidak akan tinggal diam,” kata Lutfie.

Pada intinya, tambah dia, Mentan SYL selalu menjunjung tinggi nilai nilai sebagai orang Bugis Makassar. Beliau sangat menjunjung nilai – nilai kemanusiaan, persahabatan, integritas dan harga diri.

Dia menekankan, dalam budaya Bugis dan Makassar malu sangat dekat dengan istilah “Siri”’ sebagai harga diri atau martabat seseorang. Budaya Siri’ Bugis merupakan nilai yang terkonstruksi secara alami dan melembaga di tanah Bugis Makassar.

Lebih lanjut Lutfie mengatakan bahwa, sebagai orang yang mengenal Pak Mentan beliau bisa mengetahui bagaimana karakter dan prinsip hidup yang selalu dipegang teguh dalam hal menjaga gengsi kuktur Sulawesi Selatan.

Menurutnya, SYL, sapaan akrab mantan orang nomor satu di Sulsel ini, bahwa orang Bugis Makassar sangat menjunjung tinggi nilai harga diri jika membela kebenaran untuk kepentingan bangsa dan negara apapun resiko dan walaupun nyawa taruhannya. (rhm)