MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Isu kepindahan sejumlah anggota DPRD dari Partai NasDem ke partai lain mendapat tanggapan tegas dari Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif.
Ia memastikan partainya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga soliditas kader.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam jumpa pers di Makassar, beberapa waktu lalu, Syaharuddin mengungkapkan bahwa NasDem akan menerapkan kebijakan pencalegan dini yang dimulai pada awal 2027.
Kebijakan tersebut disertai dengan penandatanganan pakta integritas oleh para bakal calon legislatif sebagai bentuk komitmen moral untuk tetap bersama partai.
Isu hengkangnya kader sebenarnya telah mencuat sejak tahun lalu. Situasi ini semakin menguat setelah mantan Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia pada akhir Januari lalu.
Meski demikian, Syaharuddin mengklaim kekuatan internal partai tetap solid. Ia menyebut saat ini terdapat 159 anggota DPRD kabupaten/kota dan 17 anggota DPRD Sulsel dari NasDem yang masih kompak dan loyal terhadap partai.
“Kalau ada yang berpikir pindah di ujung periode, rugi sendiri. Di bawahnya pasti berdoa pindah memang moko. Posisi ketua, wakil DPR. Mati satu tumbuh seribu,” tegas Syahar.
Menurutnya, penguatan manajemen partai menjadi kunci dalam menjaga loyalitas kader dan mempertahankan basis dukungan politik.
NasDem Sulsel pun, kata dia, tetap fokus menjaga kekompakan serta mempertahankan kemenangan politik di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. (**)

