MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – PSM Makassar melakukan penyesuaian program latihan selama bulan Ramadan. Jika sebelumnya sesi latihan rutin digelar pada pagi hari, kini jadwal tersebut berpeluang digeser ke sore atau malam hari guna menjaga kondisi fisik pemain yang menjalani ibadah puasa.

Manajemen dan tim pelatih mempertimbangkan sejumlah opsi agar intensitas latihan tetap terjaga tanpa mengganggu kebugaran skuad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila latihan digelar pada malam hari, lokasi latihan akan dipindahkan dari Stadion Kalegowa ke Stadion BJ Habibie yang dinilai lebih mendukung untuk sesi malam.

Penyesuaian ini dilakukan karena Juku Eja dihadapkan pada jadwal padat. Dalam rentang 16 hari, PSM harus melakoni empat pertandingan penting, masing-masing menghadapi Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, dan Malut United.

Pelatih PSM, Trucha, menegaskan bahwa tim pelatih akan menyesuaikan intensitas latihan dengan kondisi pemain selama Ramadan.

“Kami harus pintar mengatur beban latihan. Pemain tetap harus menjaga kebugaran, tetapi juga tidak boleh dipaksakan karena mereka menjalankan puasa. Recovery menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menurutnya, rotasi pemain akan menjadi kunci dalam menghadapi empat laga beruntun tersebut. “Jadwal sangat padat. Kami perlu memaksimalkan seluruh pemain yang ada. Semua harus siap ketika mendapat kesempatan bermain,” tambahnya.

Dengan penyesuaian jadwal latihan dan manajemen kebugaran yang tepat, PSM berharap dapat tetap tampil kompetitif di tengah jadwal yang menguras energi, sekaligus menjaga konsistensi performa sepanjang Ramadan.  (**)