MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Etos kerja Alex Tanque sejatinya tak perlu diragukan. Penyerang andalan PSM Makassar itu dikenal aktif membuka ruang, rajin bergerak mengisi pos-pos kosong di lini depan, serta kerap menjadi titik tumpu dalam setiap skema serangan tim.

Di berbagai pertandingan, pergerakan tanpa bola yang ia lakukan mampu menciptakan celah bagi rekan-rekannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia tak segan turun menjemput bola, membantu build-up dari lini kedua, hingga terlibat dalam duel-duel fisik dengan bek lawan. Kontribusi non-golnya pun cukup terasa dalam menjaga ritme permainan Juku Eja. Namun demikian, persoalan penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.

Dalam sejumlah momen krusial, peluang emas yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.

Finishing yang kurang tajam membuat kesempatan terbuang dan tim kesulitan memaksimalkan dominasi di depan gawang lawan.

Situasi ini tentu menjadi catatan penting, terutama di tengah kebutuhan PSM untuk mendulang poin penuh.

Ketajaman seorang striker menjadi pembeda dalam laga-laga ketat, dan efektivitas di kotak penalti sering kali menentukan hasil akhir pertandingan.

Dukungan suporter tetap mengalir bagi Alex Tanque. Dengan etos kerja dan determinasi yang sudah dimiliki, pembenahan dalam penyelesaian akhir diyakini hanya tinggal menunggu waktu.

Jika sentuhan akhirnya semakin klinis, bukan tak mungkin ia akan menjadi mesin gol yang dibutuhkan PSM di fase krusial kompetisi.  (**)