MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Skuad PSM Makassar wajib menganggap sembilan pertandingan sisa Super League Indonesia musim 2025/2026 layaknya partai final. Pasalnya, persaingan tim papan bawah sangat ketat dan jarak poin antar tim sangat tipis.
Saat ini, PSM masih tertahan di posisi ke-13 klasemen dengan koleksi 24 poin. Posisi tersebut bahkan sudah ditempati tim berjuluk Juku Eja selama tujuh pekan terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Situasi ini membuat PSM belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu hanya berjarak empat poin dari Semen Padang FC yang berada di peringkat ke-16 atau batas atas zona degradasi.
Jarak poin enam tim terbawah juga sangat rapat, hanya terpaut dua hingga tiga poin saja. Kondisi tersebut membuat perubahan posisi di klasemen bisa terjadi hampir setiap pekannya.
Karena itu, setiap laga sisa menjadi sangat krusial bagi PSM Makassar jika ingin menjauh dari ancaman turun kasta ke Liga 2 Indonesia musim depan.
PSM juga dihadapkan dengan jadwal pertandingan yang tidak mudah. Dari sembilan laga tersisa, mayoritas lawan merupakan tim yang berada di atas mereka di klasemen.
Beberapa tim tersebut antara lain Persib Bandung, Borneo FC Samarinda, PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Lampung FC, Arema FC, Bali United, serta Persik Kediri. Sementara tim yang berada di bawah PSM hanya Madura United dan Persis Solo.
Pengamat sepak bola, Assegaf Razak, menilai PSM Makassar harus meningkatkan kewaspadaan dan tidak boleh lagi kehilangan banyak poin di sisa kompetisi.
Menurutnya, jika kembali terpeleset, posisi PSM akan semakin rawan dan bisa saja terperosok ke zona degradasi.
“Manajemen dan tim harus punya hitung-hitungan. Pertandingan mana yang wajib dimenangkan dan laga mana minimal harus mendapat hasil seri,” ujarnya.
Ia juga menilai lima pertandingan kandang tersisa harus dimaksimalkan oleh PSM untuk meraih kemenangan demi mengamankan posisi di klasemen.
“Pemain harus dimotivasi. Mereka perlu diberitahu bahwa pertandingan sisa adalah final karena posisi tim belum aman,” tambahnya. (**)

