UJUNGJARI.COM — Tim nasional Timnas Prancis sukses meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Timnas Brasil dalam laga uji coba internasional yang berlangsung di Gillette Stadium, Amerika Serikat, Jumat (27/3/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini terasa spesial karena Les Bleus harus bermain dengan 10 orang sejak babak kedua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertandingan antara dua raksasa sepak bola dunia ini berjalan cukup ketat sejak awal. Kedua tim tampak berhati-hati dan minim peluang berbahaya hingga memasuki setengah jam pertama.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32 lewat aksi kapten Prancis, Kylian Mbappé. Memanfaatkan umpan terobosan Ousmane Dembélé, Mbappé dengan tenang mencungkil bola melewati kiper Brasil, Ederson, untuk membawa Prancis unggul 1-0.

Tiga menit berselang, Prancis kembali mengancam melalui sepakan jarak jauh Theo Hernández, namun bola masih melebar dari sasaran. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Prancis tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Brasil mencoba meningkatkan intensitas serangan. Peluang emas sempat didapat melalui tembakan Luis Henrique, tetapi berhasil digagalkan kiper Prancis, Mike Maignan.

Situasi berubah pada menit ke-54 setelah bek Prancis, Dayot Upamecano, diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Wesley. Prancis pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Namun, keunggulan jumlah pemain justru gagal dimanfaatkan Brasil. Prancis malah berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-65 melalui Hugo Ekitike.

Ia memaksimalkan umpan terobosan Michael Olise dengan penyelesaian lob yang memperdaya kiper Brasil, mengubah skor menjadi 2-0.

Brasil akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79. Bek Gleison Bremer sukses menyambar umpan pendek João Pedro di dalam kotak penalti, membuat skor menjadi 2-1.

Di sisa waktu pertandingan, Brasil terus menekan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, solidnya pertahanan Prancis membuat skor tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini menegaskan ketangguhan Prancis, yang tetap mampu meraih kemenangan meski bermain dengan 10 orang, sekaligus menjadi modal positif menghadapi agenda internasional berikutnya.  (**)