JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria pada laga final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026).
Pada awal pertandingan, skuad Garuda tampil cukup dominan dalam penguasaan bola. Namun, tim asuhan John Herdman kesulitan menembus lini pertahanan rapat Bulgaria sehingga minim menciptakan peluang berbahaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momentum krusial terjadi pada menit ke-35 ketika wasit melakukan pengecekan VAR usai insiden tekel yang dilakukan Kevin Diks terhadap Zdravko Dimitrov di dalam kotak penalti.
Setelah meninjau tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti untuk Bulgaria.
Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan pemain bernomor punggung 16 itu mengarah ke pojok kiri gawang, sementara Emil Audero bergerak ke arah sebaliknya. Bulgaria pun unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, John Herdman melakukan sejumlah perubahan. Ramadhan Sananta ditarik keluar dan digantikan Ivar Jenner guna menambah kreativitas di lini tengah.
Indonesia sempat terselamatkan dari kebobolan kedua pada menit ke-57 lewat aksi heroik Justin Hubner yang menghalau bola dengan tubuhnya saat gawang sudah kosong ditinggal Audero.
Pergantian pemain kembali dilakukan pada menit ke-58 dengan memasukkan Elkan Baggott dan Eliano Reijnders untuk menggantikan Nathan dan Ragnar.
Peluang emas didapat Ole Romeny pada menit ke-72. Ia melepaskan tendangan lambung dari sudut sempit, namun bola hanya membentur tiang gawang.
Upaya terakhir dilakukan dengan memasukkan Beckham Putra pada menit ke-79 menggantikan Joey Pelupessy. Meski begitu, peluang demi peluang belum mampu berbuah gol.
Emil Audero kembali menunjukkan kualitasnya pada menit ke-81 dengan menepis tembakan jarak dekat dari Nikolov.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Timnas Indonesia gagal mencetak gol penyeimbang.
Skor 1-0 untuk Bulgaria pun bertahan hingga akhir laga, sekaligus memastikan kekalahan Garuda di partai final. (Ary)


