MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 resmi dimulai hari ini, Senin (27/4/2026) sore, dan akan berlangsung hingga Kamis (30/4/2026) malam.
Sejumlah pertandingan krusial langsung tersaji di hari pertama, menghadirkan duel yang dipastikan berlangsung sengit dan menentukan posisi klasemen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laga pembuka mempertemukan Bali United kontra PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Duel ini menjadi penting bagi kedua tim yang tengah berusaha memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.
Bali United saat ini menempati peringkat kedelapan dengan koleksi 42 poin dari 29 pertandingan. Sementara PSM Makassar berada di posisi ke-14 dengan 31 poin, sehingga kemenangan menjadi target utama guna menjauh dari tekanan di papan bawah.
Setelah itu, laga tak kalah menarik akan tersaji saat Persija Jakarta menjamu Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan ini diprediksi berlangsung panas mengingat kepentingan besar kedua tim.
Persija Jakarta yang kini berada di peringkat ketiga dengan 59 poin masih berpeluang bersaing di papan atas, meski terpaut tujuh poin dari Persib Bandung dan Borneo FC yang sama-sama mengoleksi 66 poin.
Dukungan penuh The Jakmania diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Macan Kemayoran untuk meraih kemenangan.
Di sisi lain, Persis Solo datang dengan misi penting untuk mencuri poin demi keluar dari ancaman degradasi. Saat ini, Persis berada di peringkat ke-15 dengan 27 poin dari 29 laga, sehingga setiap pertandingan menjadi sangat menentukan bagi kelangsungan mereka di kasta tertinggi.
Berikut jadwal pertandingan hari ini:
Bali United vs PSM Makassar
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar
Kick-off: 15.30 WIB
Siaran langsung: Indosiar
Live streaming: Vidio
Persija Jakarta vs Persis Solo
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan
Kick-off: 19.00 WIB
Siaran langsung: Indosiar
Live streaming: Vidio
Pekan ke-30 ini diprediksi menjadi titik krusial bagi banyak tim, baik yang memburu gelar juara, posisi papan atas, maupun yang berjuang menghindari degradasi. Intensitas persaingan pun dipastikan semakin meningkat di setiap pertandingan. (**)

