MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Nasib Semen Padang FC kian berada di ujung tanduk jelang laga menghadapi Dewa United FC.

Tim berjuluk Kabau Sirah itu kini berada dalam tekanan besar di papan bawah, sehingga setiap poin di sisa pertandingan menjadi sangat krusial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menghadapi Dewa United yang sedang dalam tren positif bukan perkara mudah. Namun bagi Semen Padang, hasil buruk dalam laga ini bisa berdampak fatal.

Jika menelan kekalahan, posisi mereka berpotensi semakin terperosok dan makin dekat dengan jurang degradasi.

Kondisi ini membuat Semen Padang tak punya banyak pilihan selain tampil habis-habisan. Kegagalan meraih poin bukan hanya memperkecil peluang bertahan di kasta tertinggi, tetapi juga bisa dimanfaatkan rival di papan bawah untuk menyalip.

Selain itu, tekanan mental juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain. Dalam situasi seperti ini, konsistensi dan ketenangan menjadi kunci. Kesalahan kecil bisa berujung fatal dan menentukan nasib tim di akhir musim.

Pekan ke-31 Bisa Jadi Penentu

Laga pekan ke-31 akan menjadi momen krusial. Semen Padang dijadwalkan bertandang ke markas Dewa United pada Minggu (3/5) malam.

Ada dua skenario utama yang bisa menentukan nasib mereka:

● Jika kalah dari Dewa United

Semen Padang dipastikan terdegradasi. Poin maksimal mereka hanya 29 dan tidak mungkin lagi mengejar Madura United di zona aman.

● Jika menang atau imbang

Harapan masih ada, namun sangat tipis. Nasib mereka akan ditentukan oleh hasil pertandingan Madura United melawan Bali United. Jika Madura United menang, Semen Padang tetap dipastikan turun kasta.

Dengan margin kesalahan yang nyaris nol, Semen Padang kini menghadapi tekanan luar biasa. Pekan ke-31 berpotensi menjadi titik akhir perjalanan mereka di BRI Super League musim ini, kecuali keajaiban terjadi dalam sisa kompetisi.

Tekanan kini berada di pundak para pemain dan pelatih. Jika tak mampu bangkit dan mencuri poin, bukan tidak mungkin musim ini akan berakhir pahit dengan degradasi bagi Kabau Sirah.  (**)