SINJAI,UJUNGJARI.COM– Musliati resmi menjabat Kepala Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, setelah dilantik Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, Rabu (23/9/2026). Pelantikan hasil Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (PAW) tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Samaturue.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu dihadiri Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda, perwakilan Forkopimda, sejumlah kepala OPD Pemkab Sinjai, Camat Tellulimpoe, para kepala desa se-Kecamatan Tellulimpoe, serta tokoh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ratnawati menyampaikan penghormatan sekaligus doa bagi almarhum Palewai, mantan Kepala Desa Samaturue yang meninggal dunia saat masih menjabat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian almarhum Bapak Palewai selama memimpin Desa Samaturue. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, segala khilafnya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan,” ujar Ratnawati.

Ia menjelaskan, pelantikan tersebut menuntaskan proses pengisian jabatan kepala desa yang kosong sejak Maret 2025. Selama masa transisi, penjabat kepala desa dinilai telah menjaga pelayanan publik, pengelolaan anggaran, serta memfasilitasi seluruh tahapan pemilihan kepala desa antarwaktu.

“Pemilihan Kepala Desa Antar waktu di Samaturue telah dilaksanakan melalui musyawarah desa pada 20 Agustus 2026. Proses yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan ini patut kita hormati hasilnya,” katanya.

Ratnawati juga mengapresiasi Forkopimda, TNI-Polri, BPD Desa Samaturue, dan panitia pemilihan atas pelaksanaan Pilkades PAW yang dinilai berjalan objektif, adil, dan transparan.

Kepada Musliati, Bupati berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh warga, tanpa membedakan pilihan maupun dukungan saat pemilihan.

“Bekerjalah secara sungguh-sungguh dan hadir untuk seluruh warga tanpa memandang perbedaan dukungan saat pemilihan. Jadikan kantor desa sebagai tempat warga memperoleh pelayanan yang baik dan merasa dihargai,” pesannya.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Musliati diminta memperkuat tata kelola pemerintahan desa, menjaga tertib administrasi, mengelola keuangan dan aset secara transparan, serta mempertahankan capaian yang telah diraih.

Bupati juga mendorong pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan melalui musyawarah desa. Semangat gotong royong, menurutnya, perlu terus dihidupkan agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Ratnawati turut meminta Pemerintah Desa Samaturue meninjau kembali RPJMDes dan membahas program pembangunan bersama BPD serta masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa.

“Pastikan setiap program berdasarkan kebutuhan nyata warga serta sejalan dengan arah kebijakan prioritas Kabupaten Sinjai. Tentukan pula desa tematik yang sesuai dengan karakteristik wilayah Samaturue,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar seluruh program pembangunan dilaksanakan sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan, serta tidak disertai penyalahgunaan kewenangan.

Ratnawati berharap masyarakat mendukung kepemimpinan Musliati agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Desa Samaturue dapat berjalan berkelanjutan.

“Keberhasilan kepemimpinan di Desa Samaturue sangat bergantung pada dukungan aktif seluruh masyarakat. Mari sama-sama kita dukung Ibu Kepala Desa yang baru dalam membangun Samaturue,” pungkasnya.