GOWA, UJUNGJARI.COM – Lagi-lagi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi. Kali ini menghanguskan sekira 6 Ha hutan pinus dan tanaman kopi di Kampung Lemo-lemo, Lingkungan Pattapang, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Kebakaran hutan dan lahan ini terjadi pada Rabu (30/9) sekira pukul 10.00 Wita dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.30 Wita. Api yang telah menguasai dan menghanguskan seluruh tanaman yang ada dalam kawasan itu akhirnya berhasil dipadamkan petugas gabungan dari anggota Koramil 1409-04 Tinggimoncong, anggota Polsek Tinggimoncong, jajaran aparat pemerintah setempat dan unit Damkar Manggala Agni Gowa. Juga KSDA Wilayah Malino, Masyarakat Peduli Api (MPA) Pattapang dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Awal mulai api terlihat pada pukul 10.00 Wita oleh seorang warga bernama Marzuki Aha (44). Titik api disertai kepulan asap terlihat dari ketinggian wilayah sekitar pada pagi itu. Warga inipun lalu menginformasikan ke anggota Babinsa Kelurahan Pattapang yakni Kopda Muh Sukri dan ke petugas jaga Polsek Tinggimoncong.
Berkat kegigihan para personel gabungan, api dapat diredam. Api padam pada pukul 16.30 Wita. Kopda Sukri mengatakan, dalam kebakaran hutan dan lahan ini tidak ada korban jiwa, warga maupun hewan ternak.
Api menghanguskan seluas 6 Ha yang didominasi pohon pinus, kopi serta semak belukar. Namun berkat kesigapan petugas bersama pemerintah dan masyarakat sekitar, api dapat dipadamkan.
Kami imbau kepada seluruh warga untuk senantiasa berhati-hati dalam kondisi cuaca panas begini,’ Kata Kopda Muh Sukri.
Camat Tinggimoncong Hikmatullah pun mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok maupun membakar sampah di area lahan dan hutan, iuga dekat permukiman, mengingat cuaca sangat panas.
“Kekeringan sangat potensi menimbulkan kebakaran. Karena itu masyarakat harus selalu waspada banyak hal yang bisa memicu kebakaran. Dan kekeringan ini sangat rentang. Satu titik api semisal puntung rokok yang masih punya bara bisa membakar lahan luas. Karena itu jaga lingkungan bersama. Para warga juga harus selalu hatihati disaat akan meninggalkan rumah. Pastikan tidak kabel listrik yang tercolok tak terpakai, kabel recharger dan api kompor dimatikan, jangan bakar sampah dengan volume besar,” imbau Camat Tinggimoncong.-

