SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menghadiri prosesi adat Mappacci pada rangkaian pesta pernikahan putri Ketua DPC PKS Soppeng, Arisman, SH, di Dusun Lebbae, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sabtu (3/10/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut langsung menjadi perhatian warga yang hadir. Di tengah keluarga dan para tamu undangan, Bupati Suwardi disambut hangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga bahkan tampak antusias mendekat untuk bersalaman dan mengabadikan momen bersama.
Suasana semakin semarak ketika warga secara bergantian meminta foto bersama dengan Bupati Suwardi.
Prosesi Mappacci tersebut merupakan salah satu rangkaian pernikahan Nurul Alawiyah, SH., M.Kn., dengan Firman, SH., MH.
Selain Bupati Soppeng, acara turut dihadiri budayawan Prof. Dr. Andi Nurhayati Rahman, sejumlah anggota DPRD Soppeng, pejabat lingkup Pemkab Soppeng, tokoh masyarakat, serta ribuan undangan lainnya.
Prosesi Mappacci berlangsung khidmat dalam suasana penuh kekeluargaan. Tradisi yang menjadi bagian penting dalam adat Bugis tersebut merupakan simbol penyucian dan kesiapan diri calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Tradisi Mappacci hingga kini masih terus dilestarikan masyarakat Soppeng sebagai bagian dari kekayaan budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Ketua DPC PKS Soppeng, Arisman, SH., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Soppeng bersama seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk memberikan doa dan restu kepada kedua mempelai.
Menurutnya, kehadiran para tokoh dan masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga dalam momentum sakral tersebut.
Sementara itu, kehadiran Bupati Suwardi di tengah kegiatan sosial kemasyarakatan mendapat apresiasi dari warga. Bagi mereka, kehadiran kepala daerah dalam acara keluarga dan adat menunjukkan kedekatan pemimpin dengan masyarakat tanpa sekat.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan suasana kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga tradisi serta nilai-nilai kekeluargaan di Kabupaten Soppeng. (Daus)


