PANGKEP,UJUNGJARI— Memasuki usia ke-58 tahun, PT Semen Tonasa meneguhkan komitmen untuk terus melakukan transformasi dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan menjadikan iman, harmoni, dan kebersamaan sebagai fondasi. Komitmen tersebut mengemuka dalam Tabligh Akbar HUT ke-58 PT Semen Tonasa yang menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA., di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Senin (5/10/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Transformasi dengan Iman, Memperluas Harmoni dalam Kebersamaan,” kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan spiritual bagi seluruh insan PT Semen Tonasa dalam menghadapi dinamika dan tantangan industri ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, mengatakan pertambahan usia perusahaan harus dimaknai sebagai momentum untuk semakin dewasa dalam berpikir, mengambil keputusan, serta menghadapi berbagai perubahan. “Dalam falsafah Bugis, setiap bertambahnya umur tentu memiliki makna. Bukan sekadar bertambah usia, tetapi bagaimana kita semakin dewasa dalam berpikir, bersikap dan bertindak. Begitu pula dengan PT Semen Tonasa yang hari ini telah memasuki usia 58 tahun,” ujar Anis.

Menurutnya, perjalanan lebih dari setengah abad merupakan bukti panjangnya proses yang telah dilalui perusahaan. Berbagai dinamika dan tantangan yang telah dihadapi menjadi pengalaman sekaligus modal untuk terus bergerak maju. “Kalau kita ingin menjaga kinerja perusahaan lebih baik ke depan, tentu kita harus meningkatkan kinerja dan melakukan perubahan. Transformasi adalah sebuah keniscayaan,” tegasnya.

Anis menuturkan, transformasi tidak hanya menyangkut aspek teknologi, operasional maupun bisnis, tetapi juga bagaimana seluruh insan perusahaan membangun budaya kerja yang harmonis, saling mendukung dan memiliki rasa tanggung jawab bersama. “Tema yang kita angkat tahun ini memiliki makna yang sangat dalam. Dalam memajukan perusahaan, kita harus membangun keharmonisan. Ini bukan hanya tanggung jawab manajemen, tetapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut mampu menjadi energi bagi seluruh insan PT Semen Tonasa untuk memberikan kontribusi terbaik. “Kita ingin Tonasa terus tumbuh dan menjadi perusahaan terbaik di lingkungan Semen Indonesia Group. Untuk itu, kita membutuhkan kebersamaan, kekompakan dan komitmen dari seluruh insan Tonasa,” lanjut Anis.

Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA., dalam tausiyahnya mengajak keluarga besar PT Semen Tonasa menjadikan momentum HUT ke-58 sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan membangun energi positif di lingkungan perusahaan. “Sinergi melahirkan energi. Kekompakan, persatuan dan kesatuan PT Semen Tonasa akan menghadirkan energi yang besar untuk membawa perusahaan semakin maju,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, sebuah organisasi akan menjadi kuat ketika seluruh elemen di dalamnya mampu membangun kesadaran bahwa setiap individu merupakan bagian penting dari satu kesatuan.
Ia menyampaikan sejumlah prinsip yang perlu dijaga dalam membangun organisasi yang kuat, di antaranya keimanan, integritas, keikhlasan, kepercayaan, tanggung jawab, dan kebersamaan. “Setiap orang memiliki posisi dan tugas masing-masing. Jangan melihat perbedaan posisi sebagai sebuah jarak. Jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan untuk saling melengkapi,” pesan Nasaruddin.

Nasaruddin juga menekankan bahwa transformasi yang sesungguhnya harus dimulai dari manusia. Perubahan sistem, teknologi maupun proses bisnis akan berjalan optimal apabila diikuti perubahan pola pikir, sikap dan karakter setiap individu. “Perubahan yang paling penting adalah perubahan manusia. Kalau manusianya berubah menjadi lebih baik, maka organisasinya juga akan berubah menjadi lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan sebagai modal utama dalam membangun kerja sama. Menurutnya, kepercayaan akan tumbuh ketika setiap orang mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas.
“Jangan mencari siapa yang paling hebat. Yang paling penting adalah bagaimana kita menjadi satu kekuatan. Kekuatan yang besar lahir dari kebersamaan,” katanya.

Nasaruddin juga mengajak seluruh insan PT Semen Tonasa menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah dengan menjalankan setiap amanah secara profesional, jujur dan bertanggung jawab. “Bekerja adalah bagian dari ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar, cara yang benar dan memberikan manfaat bagi orang lain. Ia pun berharap nilai-nilai keimanan yang menjadi bagian dari tema HUT ke-58 dapat menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan perusahaan. Dengan iman yang kuat, menurutnya, transformasi akan memiliki arah dan tujuan yang lebih bermakna.

Pada kegiatan Tabligh Akbar HUT ke-58 PT Semen Tonasa tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 6 Panti Asuhan di wilayah Pangkep. Melalui semangat “Menguatkan Transformasi dengan Iman, Memperluas Harmoni dalam Kebersamaan,” PT Semen Tonasa menatap perjalanan ke depan dengan tekad untuk terus bertumbuh, beradaptasi, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, masyarakat, bangsa dan negara.( Udi)