MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XV Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan yang berlangsung meriah di Hotel Grand Claro Makassar, Rabu (7/10/2026), menyajikan dinamika menarik.

Di tengah hangatnya pembahasan agenda strategis industri properti daerah, kehadiran empat tokoh yang berasal dari satu keluarga menjadi pusat perhatian para peserta dan pengurus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keempat figur tersebut adalah H Darmanto Bule’n, Zulkarnaen Achmad, Din Arie Lutfi, dan Aldin Bule’n. Kehadiran mereka tidak sekadar sebagai tamu undangan atau peserta biasa, melainkan memegang peranan krusial di balik layar hingga jalannya persidangan organisasi pengembang terbesar di Sulawesi Selatan ini.

Dalam struktur kepanduan organisasi, Aldin Bule’n dipercaya memegang amanah vital sebagai Koordinator Steering Committee (SC). Peran ini menuntut tanggung jawab besar dalam mengarahkan substansi, mengawal agenda persidangan, serta memastikan seluruh tahapan Musda XV berjalan sesuai dengan pedoman dan koridor organisasi.

Kelancaran tugas Steering Committee tersebut didukung penuh oleh kerja teknis yang cermat dari Din Arie Lutfi dan Zulkarnaen Achmad. Keduanya bertugas membantu SC dalam merumuskan, menyusun, dan menyiapkan seluruh legal draft dokumen Musda. Kerja-kerja substansial ini mencakup penyusunan rancangan tata tertib persidangan, dokumen syarat pencalonan, hingga perancangan konsideran keputusan yang menjadi landasan hukum penetapan hasil Musda ke-XV.

Sementara itu, kehadiran sang senior, H. Darmanto Bule’n, memberikan penguatan moral serta legitimasi dalam soliditas peran keluarga ini di arena Musda.

Sinergi dan keterlibatan aktif empat tokoh dalam satu keluarga ini tidak hanya menegaskan kekompakan internal, tetapi juga menunjukkan komitmen dan dedikasi nyata dalam mengawal tata kelola organisasi REI Sulsel agar makin profesional, akuntabel, dan legaliabel ke depan.