SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Kesuksesan seseorang tidak pernah lepas dari doa tulus seorang ibu. Prinsip inilah yang selalu dipegang teguh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam menjalani perjalanan hidup hingga mencapai puncak pengabdian sebagai kepala daerah.
Bagi orang nomor satu di Bumi Latemmamala itu, jabatan sebagai Bupati Soppeng periode 2025–2030 bukan sekadar pencapaian politik. Lebih dari itu, kesuksesan tersebut merupakan buah dari kerja keras, restu, dan doa panjang seorang ibu yang senantiasa menyertainya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lahir di Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, pada 31 Mei 1968, Suwardi Haseng tumbuh dalam lingkungan sederhana. Jauh sebelum dikenal sebagai politisi Partai Golkar dan pengusaha SPBU lintas kabupaten, ia merupakan anak desa yang ditempa oleh didikan seorang ibu, tegas dalam prinsip, tetapi penuh kasih sayang.
Perjalanan hidup Suwardi tidak dibangun dalam semalam. Ia merintis karier dari dunia usaha, mengelola bisnis SPBU, dan belajar menghadapi berbagai tantangan.
Dari perjalanan tersebut, ia memahami pentingnya kerja keras, kejujuran, ketekunan, serta keberanian untuk terus melangkah. Nilai-nilai itulah yang diyakininya sebagai bekal berharga dari didikan sang ibu.
“Saya selalu diajarkan ibu untuk tidak pernah malu bekerja, yang penting halal. Dan jangan pernah lupa berdoa,” ungkap Suwardi dalam beberapa kesempatan.
Pesan sederhana tersebut menjadi pegangan dalam setiap fase kehidupannya. Baginya, keberhasilan bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang mencapai kedudukan, tetapi juga bagaimana ia menjaga nilai-nilai kehidupan yang ditanamkan sejak kecil.
Dari dunia usaha, Suwardi kemudian memasuki panggung politik. Ia mengawali kiprahnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng sebelum dipercaya masyarakat untuk mewakili daerah pemilihan Sulawesi Selatan VIII di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019–2024.
Pengalaman di dunia usaha dan legislatif menjadi bekal penting sebelum dirinya maju pada Pilkada Soppeng 2024.
Berpasangan dengan Ir. Selle KS Dalle, Suwardi berhasil meraih kepercayaan masyarakat dengan perolehan 80.266 suara atau 56,52 persen suara sah. Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi Bupati Soppeng ke-11.
Pada 20 Februari 2025, Suwardi Haseng resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara sebagai Bupati Soppeng periode 2025–2030.
Namun, di tengah kesibukan menjalankan pemerintahan dan tanggung jawab besar kepada masyarakat, Suwardi tetap menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam kehidupannya.
Bersama sang istri, Hj. Suwarni Burhan, dan kelima anaknya, ia membangun kehidupan keluarga yang menjadi tempat kembali di tengah padatnya aktivitas sebagai kepala daerah.
Bagi Suwardi, jabatan boleh tinggi, tanggung jawab boleh semakin besar, tetapi ada satu hal yang tidak boleh dilupakan: doa seorang ibu.
Doa itulah yang diyakininya menjadi sumber kekuatan, pengingat untuk tetap rendah hati, sekaligus penuntun agar tidak kehilangan arah ketika menghadapi berbagai tantangan.
“Setiap langkah saya, ada doa ibu yang menyertai. Itulah kekuatan saya sampai hari ini,” tuturnya.
Kisah Suwardi Haseng menjadi pengingat bahwa di balik perjalanan panjang menuju kesuksesan, ada kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu yang kerap tidak terlihat. Sebuah doa yang mungkin sederhana, tetapi maknanya begitu besar dalam menguatkan langkah seorang anak.
Sebab, setinggi apa pun jabatan yang diraih dan sebesar apa pun tanggung jawab yang dipikul, kasih ibu tetap menjadi kekuatan yang tak tergantikan. Kasih ibu sepanjang masa. (Daus)

