MALILI,UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan resmi menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Luwu Timur, Darmawan, di Aula Disdikbud Lutim, Selasa (13/10/2026).

Festival yang menjadi ajang pelestarian bahasa daerah ini diikuti sebanyak 329 peserta, yang terdiri dari 170 siswa SD dan 159 siswa SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Disdikbud Luwu Timur, Darmawan, mengapresiasi para peserta yang berhasil melaju ke tingkat kabupaten serta para guru pendamping dan orang tua yang memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan pentingnya menjaga keanekaragaman bahasa daerah secara berkelanjutan melalui wadah yang kreatif dan edukatif.

“Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun rasa percaya diri, mengembangkan bakat, serta menanamkan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah sejak usia dini,” ujar Darmawan.

Darmawan optimistis para perwakilan Luwu Timur mampu mempertahankan rekam jejak prestasi di tingkat yang lebih tinggi, mengingat Luwu Timur memiliki rekam jejak yang baik pada gelaran FTBI sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Panitia FTBI Luwu Timur 2026, Lisnah, menjelaskan bahwa para peserta berkompetisi dalam empat cabang lomba, yaitu mendongeng, menulis cerpen, komedi tunggal, dan pidato bahasa daerah. Seluruh cabang lomba menggunakan bahasa daerah Toraja dan Bugis.

Untuk memperlancar pelaksanaan, lokasi perlombaan dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Tingkat SD dipusatkan di SD Negeri 238 Mallaulu, sedangkan tingkat SMP berlangsung di UPT SMP Negeri 1 Malili dan UPT SMP Negeri 2 Malili.