MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (Pengprov ABTI) Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Pelatih dan Wasit Bola Tangan tingkat provinsi.
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Dekan Bidang Kemakhasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) sebagai pemateri utama di bidang Strength and Conditioning.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran jajaran akademisi FIKK UNM dalam pelatihan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan keilmuan olahraga (sport science) di Sulawesi Selatan, khususnya pada cabang olahraga bola tangan.
Dalam pemaparannya, Wakil Dekan III FIKK UNM menekankan pentingnya pemahaman materi Strength and Conditioning (kondisi fisik dan kekuatan) bagi para pelatih. Menurutnya, penyusunan program latihan fisik yang terukur dan berbasis ilmu pengetahuan merupakan kunci utama untuk meningkatkan performa atlet sekaligus meminimalisasi risiko cedera saat bertanding.
“Penguasaan konsep Strength and Conditioning sangat krusial bagi seorang pelatih. Pembinaan fisik yang tepat dan sistematis akan menjadi pondasi kuat bagi para atlet bola tangan Sulsel agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya di hadapan para peserta pelatihan.
Pelatihan yang diikuti oleh puluhan peserta calon pelatih dan wasit dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ini menyajikan materi teori dan praktik lapangan. Pengprov ABTI Sulsel berharap melalui kegiatan ini dapat dilahirkan tenaga pelatih dan wasit yang bersertifikat, profesional, serta siap memajukan prestasi olahraga bola tangan di Sulawesi Selatan.

