MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Prof. Suryanto, secara resmi menerima penghargaan bergengsi PWI Award yang dianugerahkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan.
Momen penganugerahan yang khidmat sekaligus meriah ini dilangsungkan di Hotel Grand Claro, Makassar, pada Sabtu (17/10/2026), dan disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh penting, insan pers, serta para pemerhati olahraga di Sulawesi Selatan.
Penghargaan PWI Award 2026 ini diberikan kepada Prof. Suriyanto sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas dedikasi luar biasa serta kontribusi nyatanya dalam mendongkrak prestasi sepak takraw Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bawah kepemimpinannya, PB PSTI dinilai berhasil melakukan transformasi total, mulai dari tata kelola organisasi yang profesional, pembinaan atlet usia dini yang berjenjang, hingga penerapan sport science yang modern.
PWI Sulsel melihat bahwa kepemimpinan Prof. Suriyanto tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, melainkan membangun fondasi yang kokoh agar sepak takraw Indonesia disegani secara berkelanjutan di level regional maupun global.
Dasar utama penyerahan penghargaan ini juga tidak terlepas dari tinta emas yang baru saja ditorehkan oleh skuad sepak takraw Garuda di kancah internasional.
Prestasi paling fenomenal dan terbaru yang sukses dipersembahkan adalah keberhasilan kontingen Indonesia memboyong empat medali dari empat nomor yang dipertandingkan pada ajang Asian Games Nagoya, Jepang, 2026.
Keberhasilan menyapu bersih atau meraih medali di setiap nomor yang diikuti ini merupakan sejarah tersendiri.
Di tengah persaingan ketat negara-negara Asia kekuatan tradisional sepak takraw seperti Thailand, Malaysia, dan tuan rumah Jepang, para atlet Indonesia mampu tampil spartan, disiplin, dan mengharumkan nama bangsa di podium tertinggi.
Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Prof. Suriyanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada PWI Sulawesi Selatan atas apresiasi yang diberikan.
Ia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh atlet, pelatih, pengurus PB PSTI di seluruh penjuru tanah air, serta masyarakat Indonesia yang senantiasa mendoakan dan mendukung perjuangan tim nasional sepak takraw.
”Penghargaan ini bukanlah milik saya pribadi, melainkan milik seluruh insan sepak takraw Indonesia—para atlet yang berjuang tanpa kenal lelah di arena, para pelatih yang mencurahkan tenaga, serta doa dari seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prof. Suriyanto penuh semangat.
Dengan diterimanya PWI Award 2026 ini, diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi PB PSTI untuk menatap kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya dengan lebih percaya diri, sekaligus menjadikan sepak takraw sebagai salah satu cabang olahraga andalan pendulang medali emas bagi Indonesia di kancah dunia.

