MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Di luar ruang rapat dan mimbar kepemimpinan, kepiawaian seorang kepala daerah kerap memunculkan kejutan manis. Suasana itulah yang terasa di halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada Ahad (18/10/2026).
Di tengah gelak tawa dan aroma bumbu tumis yang menggugah selera, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menunjukkan bahwa jemarinya tak hanya terampil merumuskan kebijakan, tetapi juga lihai memainkan wajan dapur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan ke-357, Bupati Irwan bergabung bersama jajaran Forkopimda dan para kepala daerah se-Sulsel dalam lomba memasak nasi goreng. Namun, kehadiran pemimpin asal Bumi Batara Guru ini dengan cepat menjadi pusat perhatian.
Didampingi sang istri yang juga Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani, Bupati Irwan tampil tenang sekaligus cekatan sejak menit pertama. Mulai dari melirik dan memilih bahan-bahan segar, meracik takaran bumbu, hingga mengolah adonan nasi di atas wajan panas, gerakannya tampak luwes mirip koki profesional.
Senyum hangat yang sesekali dilemparkannya ke arah penonton tak pelak memancing lirikan penasaran dari para kepala daerah lain yang penasaran mengintip jurus racikannya.
Acara yang mengusung tema “Ekonomi Tumbuh, Swasembada Pangan, Jaya Infrastruktur” ini memang tak sekadar menghadirkan panggung kebolehan. Ketika hidangan selesai diolah, dengan penuh percaya diri Bupati Irwan menamai kreasinya dengan sebutan “Nasi Goreng Juara”—sebuah nama yang menyimbolkan cerminan semangat dan cita-cita Luwu Timur Juara.
Bagi Bupati Irwan, momen berdiri di depan wajan panas ternyata menyisipkan refleksi tersendiri tentang makna kepemimpinan dan ketahanan pangan.
“Seru sekali! Ternyata memasak nasi goreng ini butuh konsentrasi yang sama tingginya seperti mengurus pemerintahan. Harus pas takarannya, pas bumbunya, dan yang paling penting harus pakai hati,” tutur Bupati Irwan sembari mengumbar senyum bahagia di samping sang istri.
“Tadi saya bikin Nasi Goreng Juara. Juara rasanya, dan tentu saja juara kebersamaannya,” sambungnya.
Kerihoan dan kehangatan di Rumah Jabatan Gubernur hari itu menjadi simbol kebersamaan antarwilayah di Sulawesi Selatan. Di akhir kegiatan, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang telah merajut tali silaturahmi antar-pemimpin daerah lewat kegiatan yang berkesan ini.
“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, serta selamat Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan ke-357. Semoga dengan semangat swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi, Sulsel semakin maju, sejahtera, dan terus kokoh menjadi penopang pangan nasional,” pungkasnya.
Di balik kesederhanaan seiring kepulan asap nasi goreng hari itu, tersirat pesan hangat: bahwa menjaga kebersamaan dan merawat ketahanan pangan daerah kerap berawal dari hal-hal sederhana—termasuk dari sepiring nasi goreng yang dimasak dengan sepenuh hati.

