GOWA, UJUNGJARI.COM — Pasca dinonaktifkan sejak 21 Agustus 2026 lalu oleh Husniah Talenrang, akhirnya tepat 60 hari menjadi ASN tanpa jabatan 9 pejabat Pemkab Gowa kembali diaktifkan.
Ke 9 pejabat ini masing-masing 7 pejabat tinggi pratama yakni Sekkab Gowa Andy Azis Petes, Inspektur Daerah Inspektorat Gowa Syahrul Syahrir, Kepala Bappeda Sujjadan, Kepala BKPSDM Indra Said, Kepala BPKAD Mahmud, Sekwan Andi Idil Hafid, Kepala Satpol PP Umar Madjid. Dan dua pejabat lainnya yakni Kabid Anggaran Emil Wiriadinata dan Kabid Perbendaharaan Yaser.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasca pengembalian para pejabat teknis ini ke posisi awal, kesemuanya langsung bekerja per hari Senin (19/10) usai Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mencabut kembali surat pemberhentian sementara yang mengandangkan mereka selama hampir tiga bulan berjalan.

Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin pun meminta seluruh SKPD mempercepat penyerapan anggaran, meningkatkan kinerja serta memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan program pemerintahan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengejar target kinerja sekaligus memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Seluruh pernyataan tersebut, ditegaskan Darmawangsyah Muin saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan kantor Bupati Gowa pada Senin (19/10) pagi.
Ditegaskan DM, saat ini Gowa mengalami keterlambatan realisasi penyerapan anggaran. Secara angka, realisasi
penyerapan anggaran Kabupaten Gowa masih berada di bawah 50 persen. Karena itu, seluruh SKPD diminta segera mengambil langkah untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan mengoptimalkan penyerapan anggaran tersebut.
“Meski serapan anggaran kita per hari ini di bawah 50 persen, tapi yakin dan percaya, insha Allah bulan depan kita akan melampaui ini semua dengan berbagai percepatan,” ucap DM optimis.
Salah satu bagian dari upaya percepatan yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali status sembilan pejabat nonaktif. Para pejabat ini, telah kembali ke posisi semula dan diharapkan segera menormalisasi pelaksanaan tugas pemerintahan dan menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.
“Setelah kita melakukan pemeriksaan bersama BKPSDM dan Inspektorat Sulsel serta sesuai regulasi dan aturan yang ada, pejabat yang sebelumnya dibebastugaskan saya kembalikan ke tempat semula. Saya berharap setelah kembali, mereka segera melaksanakan tugas-tugas yang dipandang perlu dan mendesak untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda,” tegas DM.
Plt Bupati Gowa ini pun menegaskan, seluruh perangkat daerah harus mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan kolaborasi lintas sektor, serta menghilangkan ego sektoral yang dapat menghambat pelaksanaan program pemerintah khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan menjawab kebutuhan masyarakat.
DM juga mengingatkan agar penyusunan anggaran pokok atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2027 segera dipersiapkan dan diselesaikan secepatnya sehingga dapat segera dibahas dan ditetapkan.
“Saya minta Pak Sekkab bersama seluruh pimpinan SKPD bergerak cepat agar prosesnya bisa segera diselesaikan dan ditetapkan jika bisa kita tercepat di Sulawesi Selatan, sehingga pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan optimal,” seru Plt Bupati Gowa.
Olehnya melalui momentum Hari Kesadaran Nasional ini, seluruh ASN mampu meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, kualitas kerja, dan kembali berfokus pada pelayanan masyarakat.
DM berharap seluruh ASN bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan dan memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat Gowa. –

