GOWA, UJUNGJARI.COM — Luar biasa. Kabupaten Gowa ternyata mampu mempertahankan prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) delapan kali berturut-turut.
Sebuah predikat kinerja bidang keuangan yang patut dijempol. Dan itu dibuktikan melalui hasil pemeriksaan tim BPK RI Perwakilan Sulsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BPK RI memberikan pengakuan ini bukan tanpa sebab. Terbukti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa untuk Tahun Anggaran 2018 mampu menempatkan Pemkab Gowa untuk bisa mempertahankan Opini WTP hingga delapan kali berturut-turut.
Senin (20/5/2019) siang tadi, pengakuan itu disampaikan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Sulsel Wahyu Priyono sekaligus penyerahan laporan hasil pemeriksaab BPK di kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Jl AP Pettarani, Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BPK RI Sulsel Wahyu Priyono mengatakan, pemberian WTP ini sesuai dengan UU No 15 tahun 2004 dan UU No 15 tahun 2006, BPK telah melakukan pemeriksaan atas LKPD Gowa untuk tahun 2018.
“Pemeriksaan ini ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan daerah dengan memperhatikan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP), kecukupan, pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas sistem pengendalian internal,” beber Wahyu.
Dijelaskan Wahyu, laporan hasil pemeriksaan (LHP) terhadap LKPD ini terdiri dari tiga laporan utama yakni LHP atas sistem pengendalian internal, LHP atas kepatuhan terhadap perundang-undangan dan LHP atas LKPD 2018.
“WTP ini adalah bagian tugas dari BPK sebagai rangkaian akhir dari pemeriksaan, sehingga berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami lakukan sejak sebulan lalu, kami dari BPK memberikan opini WTP kepada beberapa pemerintah daerah salah satunya LKPD Kabupaten Gowa,” bebernya.
Menanggapi hal itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, mengaku prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Gowa karena mampu meraih WTP kedelapan kalinya secara berturut-turut.
“Mempertahankan opini WTP selama delapan kali berturut-turut tentu adalah capaian yang sangat luar biasa. Prestasi ini tidak lepas dari bentuk dan kerjasama semua pihak, serta sebagai bukti jika penyajian dalam laporan keuangan kita sesuai dengan peraturan dan landasan yang ada,” kata orang nomor satu di Gowa itu.
Adnan mengaku, meskipun telah meraih opini WTP selama delapan kali, pihaknya akan terus memperhatikan catatan-catatan yang dilakukan oleh BPK, agar ke depan mampu memperbaiki roda jalannya pemerintahan Kabuapaten Gowa.
Olehnya Adnan berharap, kedepannya bisa mempertahankan capaian itu, bahkan dirinya bersama jajarannya tidak lengah dengan capaian delapan kali WTP bahkan ini menjadi tantangan sendiri.
“Saya selalu berharap para jajaran dapat selalu kompak dan menjunjung tinggi kebersamaan demi meraih prestasi-prestasi dan keberhasilan, sehingga ini mampu kita jaga dan bisa meraih WTP setiap tahunnya,” harap Adnan diantara sejumlah bupati dan walikota penerima WTP serupa yakni Kota Palopo, Bulukumba, Soppeng, Bone, dan Sinjai. (saribulan)

