ikut bergabung

Bupati Kunjungi Tiga Korban Abruknya Tower XL di RSU Wahidin Sudirohusodo

Sulsel

Bupati Kunjungi Tiga Korban Abruknya Tower XL di RSU Wahidin Sudirohusodo

MAROS, UJUNGJARI.COM — Bupati Maros HM Hatta Rahman mengunjungi tiga siswa SDN 240 Baddo-baddo, Dusun Baddo-baddo, Desa Bajimangai, Kecamatan Mandai yang menjadi korban ambruknya Tower menara Base Trabsceiver Station (BTS) yang disewa PT XL Axiata yang hingga saat ini masih menjalani perawatan di RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar.

Ketiga siswa tersebut yakni Khadijah Rafa Nur kelas 4, Aprisal Bangga, kelas 3, Adinda Sri Rahmayani Kelas 5.

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati dua periode ini menghibur orang tua korban. Menurut Hatta, orang tua korban harus tabah menjalani cobaan ini. Karena kejadian tersebut merupakan musibah yang terjadi di sekolah, yang tidak satupun orang yang meminta kejadian itu.

Dia juga menyempatkan diri berdialog dengan Adinda yang telah menjalani operasi dan sudah siuman.

“Kami dari pihak pemerintah turut prihatin atas kejadian ini. Kami meminta kepada keluarga untuk tabah, ini merupakan musibah sekaligus ujian bagi kita semua. Tak ada satupun yang berharap kejadian ini,” ujar Hata kepada keluarga korban.

Mengenai tindak lanjut kasus tersebut, Hatta berharap, aparat kepolisian bisa bekerja maksimal dan cepat. Sehingga proses belajar mengajar di SDN 240 Baddo-baddo dapat berjalan kembali seperti sedia kala.

Pasalnya saat ini bangkai runtuhan tower menara masih berada di halaman sekolah. Keberadaan barang bukti dan polisi line di area sekolah tentu mengganggu proses belajar.

“Sebagian anak-anak pasti masih trauma melihat sisa tower di halaman sekolah. Maka kami meminta aparat kepolisian bekerja cepat dan maksimal untuk menyelidiki kasus ini. Sehingga runtuhan tower bisa disingkirkan saja dari sekolah itu. Supaya siswa bisa kembali belajar dengan tenang,” jelas Hatta.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Maros, H Takdir menambahkan, untuk memulihkan psikologi siswa SDN 240 Baddo-baddo, khususnya para korban timpahan tower menara yang runtuh tersebut, pihaknya akan menggandeng Lembaga Perempuan dan anak untuk melakukan pendampingan.

Hal ini untuk memulihkan psikologi siswa yang mengalami kejadian tersebut.

“Psikologi korban reruntuhan tower menara dan siswa lainnya mungkin terguncang. Makanya untuk memulihkan psikologi dan syock mereka kami meminta instansi terkait untuk melakukan pendampingan kepada seluruh sisa, khususnya yang tertimpa reruntuhan tower,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Bupati Maros HM Hatta Rahman mengunjungi korban reruntuhan yang dirawat di RS Wahidin Sudiro Husodo, sekitat pukul 16.45 wita, mengunjungi Adinda dan Bangga yang dirawat di perawatan Lontara 3 dan 4.

Sementara Khadijah, masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU pasca operasi yang dijalaninya, Selasa malam. (Askari)

Komentar Anda

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Berita lainnya Sulsel

To Top