MAKASSAR, UJUNGJARI- Kejaksaan Tinggi Sulsel mulai melakukan pendampingan pengalihan anggaran untuk penangan pandemi covid 19. Itu dilakukan agar pemerintah tidak salah langkah dalam mengambil kebijakan sehingga dapat berbuntut pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar mengatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan telah memerintahkan kepada Kepala Kejaksaan negeri untuk mendampingi pemerintah kabupaten/kota untuk membantu pelaksanaan diskresi pengalihan anggaran untuk penangan corona.

” Saya sudah kordinasi dengan pak gub untuk itu, kita akan kawal dan amankan serta melalukan pendampingan terhadap peraturan dan kebijakan anggaran covid 19 terutama terhadap revisi dan diskresi anggaran,” katanya

Kata Firdaus pihaknya juga mendorong pemerintah agar pengalihan anggaran dapat dilaksanakan secara padat karya tunai agar mendorong pertumbuhan ekonomi dimasyarakat.

” Ini penting supaya ekonomi kita khusus bagi masyarakat terdampak dapat berjalan ditengah ekonomi nasinonal yang pertumbuhannya sudah 2,4 %, tapi saya yakin tentu kita sulsel bisa bertahan,” katanya.

Selain itu, Ia telah memerintahkan kepada jaksa menyapa ikut berkontribusi kepada gugus tugas memberikan edukasi untuk mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga dan memutus mata rantai penyebaran covid 19.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk mematuhi seruan seruan pemerintah agar pandemi ini bisa dilewati dengan cepat.

“tetap dirumah jaga jarak, hidup sehat dan jangan panik dan stres supaya yang positif bisa segera sembuh dan yang sehat untuk tidak tertular serta bekerja sama dg berbagai elemen yg ada berbagi alat cuci tangan utk ditempatkan ditempat umum serta, penyemprotan disifektan tempat tempat umum,” katanya

pada adananya kesalahan administrasi maupun perbuatan pidana

tidak terjadi kesalahan dan perbuatan pidana

Memacu anggaran jaring pengaman sosial dan ekonomi segera dicairkan dan pemberian tepat sasaran
Serta mendorong juga anggaran utk dilaksanakan secara padat karya tunai termasuk dana desa dan kel
Agar pelaksanaan tidak terjadi penyimpangan bahkan korupsi , ini penting supaya ekonomi kita khusus bagi masyarakat terdampak dapat berjalan ditengah ekonomi nasinoal yg pertumbuhannya sudah 2,4 % tentu kita sulsel bisa bertahan
Disamping kita melalui program jaksa menyapa membantu gugus tugas utk mengedukasi masyarakat utk mematuhi protokol. (*)