GOWA, UJUNGJARI.COM — Seorang petani di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu bernama Dg Beta (65) menemukan sebuah benda berupa sebuah mortir dan dua proyektil.
Mortir yang diduga masih aktif meski sudah terlihat karatan ini, ditemukan Dg Beta saat membersihkan ladangnya yang terletak di Dusun Moncong Tanah, Selasa (16/9/2020) pukul 11.30 Wita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakannya, sesaat melihat benda tersebut, Dg Beta pun menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Nirannuang Aipda Molle yang saat itu berada di Desa Nirannuang kemudian melaporkan ke Kapolsek Bontomarannu Iptu Yuniarso.
Kapolsek Bontomarannu Iptu Yuniarso didampingi Kanit Reskrim Ipda Arianto Najib, Kanit Intel Aiptu Sahabuddin bersama Ka SPKT Aipda Syahrir sesampai di lokasi langsung menutup area penemuan dan memasang police line dan menghubungi unit Jibom Brimob Polda Sulsel.
Pukul 13.55 Wita Unit Jibom Polda Sulsel dipimpin Ipda Munir tiba dan langsung melakukan penanganan terhadap mortir dan dua proyektil kaliber besar tersebut. Jibom Polda Sulsel melanjutkan pencarian dan menemukan lagi dua buah mortir aktif. Jam 15.00 Wita unit Jibom selesai melakukan pencarian selanjutnya membawa tiga mortir dan dua proyektil kaliber besar ke mako Brimob Polda Sulsel di Makassar.
” Tadi sudah dibawa dan diamankan Tim Jihandak Brimob. Alhamdulillah tidak terjadi hal tidak diinginkan,” kata Kapolsek Bontomarannu Iptu Yuniarso, saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020)
Kapolsek Bontomarannu menyampaikan apresiasinya kepada Dg Beta yang telah menemukan mortir tersebut, sehingga dapat dilakukan penanganan agar tidak membahayakan masyarakat sekitar.
Berdasarkan informasi yang diinput media ini diketahui lokasi tersebut dikenal sebagai Destamar yang merupakan daerah latihan dan pemusnahan bahan peledak oleh TNI di zaman dulu. (sar)

