MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Selama bulan suci Ramadan, Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya akan menerjunkan sekitar 70 anggotanya untuk melakukan pemantauan dan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan di Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Humas PD Parkir Makassar Raya, Asrul menjelaskan, pihaknya sudah memetakan titik-titik rawan macet selama Ramadan apalagi menjelang Idul Fitri.

Diantaranya seperti Pasar Butung, Alaska, tempat jualan takjil di Mappanyukki, sekitar Mal Panakkukang, Pasar Sentral, dan lainnya. Termasuk juga di sejumlah masjid besar seperti Al Markaz Al Islami, dan Masjid Raya.

Asrul melanjutkan, tim insedentil tersebut nantinya juga akan bertugas untuk mengurai kemacetan sekaligus memantau dan menindaki juru parkir (jukir) liar yang kerap menetapkan tarif parkir tidak sesuai dengan aturan.

“Kita akan maksimalkan kerja-kerja petugas. Kita juga melakukan koordinasi dengan Polres Pelabuhan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk melakukan patroli dan penertiban rutin,” ungkap Asrul saat dihubungi Jumat (1/4).

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum PD Parkir, Asranuddin Pamonto
menjelaskan pada Senin pekan depan, tim yang akan bertugas sudah mulai dibriefing dan dibuatkan surat tugas untuk melaksanakan tugas masing-masing.

Lebih jauh dikemukakan, sesuai SK Direksi, pada titik-titik dengan kepadatan parkir yang cukup tinggi, ada tarif parkir insidentil yang bisa diberlakukan.
Untuk roda empat sebesar Rp5000 dan roda dua Rp3000.

“Itu memang ada SK Direksi-nya untuk pemberlakukan tarif insidentil,” tandas Asranuddin. (**)