MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulsel keberatan dan melayangkan komplain terhadap oknum warga yang membangun diatas lahan milik Dinkes Sulsel di poros Jalan Perintis Kemerdekaan, kelurahan Tamalanrea, kecamatan Tamalanrea, kota Makassar.

Pihak Dinkes melayangkan komplain/keberatan, karena diduga oknum warga membangun dan melakukan penyerobotan lahan yang berada tepat depan Masjid Depkes Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lurah Tamalanrea, Sudarman, yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, membenarkan pihak Dinkes telah melayangkan surat keberatannya ke pemerintah kecamatan Tamalanrea.

“Iya, Dinkes yang komplain itu. Mereka keberatan atas warga yang membangun diatas lahan Dinkes depan Masjid itu,” kata Lurah Sudarman kepada Ujungjari.com, Sabtu (9/4/2022).

“Surat komplainnya ada di kantor kecamatan. Sudah ada itu, dan kami dari kelurahan bersama Satpol PP sudah turun ke lokasi,” ujarnya.

Sudarman menjelaskan bahwa Dinkes Sulsel memiliki sertifikat di lokasi tersebut. “Dinkes punya sertifikat hak pakai tahun 2002, dan itu yang terbaca di ploot BPN,” jelas Sudarman.

Dihubungi terpisah, Camat Tamalanrea Andi Salman Baso, membenarkan jika surat keberatan Dinkes telah ia terima beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Dinkes komplain atas warga yang membangun diatas lahan milik Dinkes, yang lokasinya berada di depan Masjid.

“Iya, Dinkes komplain, ada suratnya di kantor. Nanti saya kasih lihat,” ujar Salman.

Meski begitu, lanjut Salman, pihaknya tidak bisa masuk ke ranah persoalan tanahnya. “Kami di kecamatan tidak bisa masuk ke persoalan lahannya. Kami lebih ke izin bangunannyaji,” katanya.

“Surat keberatan Dinkes, kami sudah tindak lanjuti dengan menurunkan tim kami ke lokasi bangunan yang dimaksud. Hanya sekali lagi saya tegaskan, kami tidak bisa masuk ke persoalan tanahnya. Kami hanya lebih kepada izin bangunannya saja,” Andi Salman.

“Tidak ada IMB nya itu bangunan. Kalau pun mereka mengajukan IMB tidak mungkin dilayani, karena ada komplain dari Dinas Kesehatan atas lokasi yang mereka banguni,” ketusnya.  (drw)