MAKASSAR, UJUNGJARI-Puluhan aktivis Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata) melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Kamis (13/10/2022). Mereka mendesak agar Kejaksaan menuntaskan penyidikan kasus korupsi proyek tambang pasir laut Takalar tahun 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi mahasiswa ini sempat membuat arus lalulintas di Jalan Urip Sumoharjo, melambat. Pasalnya, para pengunjuk rasa sempat memalang mobil boks dan melakukan orasi secara bergantian di atas mobil tersebut. Sekitar 15 menit melakukan aksi, perwakilan pengunjukrasa diperkenankan masuk ke dalam kantor Kejati Sulsel untuk menyampaikan aspirasi di depan Kepala Seksi Penerangan Hukum, Soetarmi, SH, MH.
Sardiar Kostrianto selaku Jenderal Lapangan menegaskan, selain tambang pasir laut, Kejati Sulsel juga diminta segera mengusut dugaan penyimpangan proyek
alat mesin pertanian (Alsintan) di Kabupeten Takalar tahun anggaran 2019-2021 .

“Ada dua poin tuntutan yang kami usung hari ini, pertama, usut tuntas kasus dugaan korupsi tambang pasir laut dan alat mesin pertanian (ALSINTAN) di Takalar. Kedua kami meminta Kejaksaan untuk segera menetapkan tersangka di kedua kasus tersebut,” tegas Sardiar.
Mendengar aspirasi pengunjukrasa, Soetarmi menegaskan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi mahasiswa itu kepada pimpinan, dalam hal ini Asisten Intelijen dan Kajati Sulsel.
“Aspirasi teman teman kami terima dan akan kami teruskan ke pimpinan,” katanya. (*)

