MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Sejumlah warga Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kelurahan Buntusu, Rabu pekan depan.

Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pelaksanaan pasar malam di Lapangan Tala’ Limampuloa, kawasan BTP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mendesak pihak Kelurahan Buntusu meninjau kembali, bahkan mencabut rekomendasi yang telah diterbitkan untuk pelaksanaan pasar malam tersebut.

Warga menilai keberadaan pasar malam di Lapangan Tala’ Limampuloa berpotensi mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Selain menimbulkan kebisingan, kegiatan tersebut dinilai dapat memicu kemacetan serta berdampak terhadap lingkungan dan fasilitas olahraga yang berada di lapangan tersebut.

Tokoh masyarakat BTP, Andi Jasruddin, mengatakan pasar malam sudah beberapa kali digelar di lokasi yang sama. Menurutnya, kegiatan tersebut lebih mengedepankan kepentingan bisnis tanpa mempertimbangkan kenyamanan warga sekitar.

“Sudah beberapa kali pasar malam dilaksanakan di Lapangan Tala’. Mereka hanya pikirkan bisnis, tanpa memperhatikan lingkungan dan warga sekitar. Makanya, kami menegaskan menolak dan meminta Pak Lurah mencabut kembali rekomendasi yang sudah diterbitkan,” kata Andi Jasruddin.

Ia menyebut, pasar malam di Lapangan Tala’ sudah digelar sebanyak tiga kali dan setiap pelaksanaannya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Warga juga meminta pihak kepolisian, baik Polsek Tamalanrea maupun Polrestabes Makassar, mempertimbangkan aspirasi warga sebelum menerbitkan rekomendasi atau izin keramaian untuk kegiatan pasar malam tersebut.

“Kalau tidak salah, sudah tiga kali pelaksanaan pasar malam di Lapangan Tala’. Semua bikin resah. Kami juga meminta pihak Polsek dan Polrestabes Makassar tidak memberikan rekomendasi dan izin keramaian di lapangan BTP,” ujarnya.

Andi Jas menegaskan, warga akan mengambil langkah lebih tegas apabila kegiatan tersebut tetap dipaksakan berlangsung tanpa memperhatikan aspirasi masyarakat.

“Jika dipaksakan, kami akan demo dan membubarkan paksa pasar malam di BTP,” tegasnya.

Sementara itu, warga BTP lainnya, Muh Syakir, mengatakan aksi demonstrasi akan melibatkan sejumlah elemen masyarakat BTP.

Menurutnya, warga tidak hanya akan menyampaikan aspirasi di Kantor Kelurahan Buntusu, tetapi juga berencana mendatangi Kantor Kecamatan Tamalanrea.

“Kami bersama beberapa elemen warga BTP akan demo di Kantor Lurah Buntusu dan Kantor Camat. Kami mendesak agar rekomendasi yang sudah dikeluarkan ditinjau kembali,” kata Syakir.

Warga berharap pemerintah setempat dapat mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya terkait ketertiban, kenyamanan, lingkungan, serta keberadaan fasilitas olahraga di Lapangan Tala’ Limampuloa. (drw)