MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar terus bergerak, mengebut proses pengadaan lahan jalur kereta api Makassar-Parepare atau segmen E di wilayah Makassar.

Dua pekan ini, tim satgas pengadaan lahan BPN Makassar, turun melakukan peninjauan dan pengukuran objek lahan kereta api pada empat wilayah kelurahan yang terkena imbas jalur kereta api segmen E, yaitu kelurahan Bira kecamatan Tamalanrea, kelurahan Sudiang, Untia dan kelurahan Bulurokeng kecamatan Biringkanaya, Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dua minggu pasca sosialisasi ke tiga, satgas kami turun melakukan peninjauan dan pengukuran lokasi di empat kelurahan. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor BPN Makassar,” kata Muh Dinar Kepala Seksi Pengadaan Lahan BPN Makassar kepada ujungjari.com, Selasa siang (15/11/2022).

“Kita kebut sampai selesai, setiap hari tim kami optimalkan kegiatan inventarisasi dan identifikasi objek lahan jalur kereta api segmen E. Saat ini ibu Kakan bersama tim satgas berada di lokasi kelurahan Untia, setelah itu lanjut ke Bira,” pungkasnya.

Meski begitu, BPN Makassar selaku panitia pengadaan lahan jalur KA segmen E tak bisa mematok waktu penyelesaian pengukuran lahan.

“Tergantungji warga pemilik lahan, kalau mereka cepat melengkapi dan mengumpul berkas yang dibutuhkan, tentu akan mempercepat proses pengadaan lahannya,” ujarnya.

Kepala Kantor BPN Makassar, Marliana, patut diacungi jempol dan diapresiasi, tak kenal panas maupun hujan, dia tetap turun memantau melihat langsung tim satgas-nya bekerja di lapangan.

“Kami salut dan bangga kepada ibu Kepala Kantor BPN Makassar, beliau intens turun ke lapangan memantau langsung timnya bekerka di lokasi kereta api. Beliau patut diacungi jempol. Tentu kami berharap proses pengadaan lahan kereta api ini bisa berjalan lancar, dan sesuai harapan,” kata Haerullah warga Untia. (Drw)