MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesatuan Tour Travel Haji dan Umroh (Kesthuri) Sulsel mengelar Musyawarah Daerah (Musda) IV di Makassar, Sabtu (12/8) di Hotel Four Point By Sheraton, Jalan Landak Baru.
Musda dibuka oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang di wakili Staf Ahli dr Andi Mappatoba.
Juga dihadiri anggota Komisi VIII DPR RI Syamsu Niang, serta Ketua Umum DPP Kesthuri Asrul Azis Taba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Musda digelar untuk membahas struktur kepengurusan baru DPD Kesthuri Sulsel.
Staf Ahli Pemprov Sulsel Andi Mappatoba dalam sambutannya mengatakan Musda menjadi ajang temu bagi para pengusaha travel haji dan umroh sekaligus membentuk komposisi kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet keorganisasian.
Selain itu, juga menjadi wadah berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam peningkatan pelayanan umrah dan haji kepada jamaah.
“Agenda yang dibicarakan akan menjadi rekomendasi produk kerja pengurus untuk tetap memperhatikan kualitas dan pelayanan bagi jemaah,” lelaki yang akrab disapa dr Toba.
Ketua Umum DPP Kesthuri Asrul Azis Taba mengatakan Musda DPD Kesthuri Sulsel menjadi ajang konsolidasi antarpengurus dan anggota untuk lebih menguatkan stuktur organisasi ke depan.
Harapannya, struktur kepengurusan baru yang akan terbentuk nantinya bisa memperjuangkan nasib dan kesejahteraan anggotanya sekaligus bertindak sebagai mediasi jika ada persoalan. Khususnya terkait kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan.
Sementara itu, Ketua DPD Kesthuri Sulsel Usman Jasad tak bisa menyembunyikan rasa haru karena sudah akan mengakhiri masa tugasnya di DPD Sulsel.
Usman Jasad saat ini terpilih untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal DPP Kesthuri.
Diapun menceritakan pengalamannya memimpin DPD Kesthuri Sulsel selama tiga periode.
“Mata saya berkaca-kaca. Inilah penghujung terakhir periode saya di Kesthuri sebagai Ketua DPD. Sejak 2014 sampai sekarang dan tak mungkin terpilih lagi,” katanya.
Dia berharap siapapun yang nantinya terpilih sebagai pengurus DPD Kesthuri Sulsel, tetap melanjutkan perjuangan yang telah dibangun bersama pengurus sebelumnya.
“Ini regenerasi tampil kader muda, wajah baru yang bisa menahkodai Kesthuri Sulsel. Siapapun tampil dia sekaligus orang berpengaruh dia sudah punya nama dan jaringan di mana-mana.
Orangnya mau luangkan waktu untuk pikirkan organisasi dan dia tinggalkan ego, berdiri dan mengayomi,” tandasnya. (drw)

