JAKARTA, UJUNGJARI— Masuk daftar panggilan John Herdman belum berarti aman. Sebanyak 55 pemain dalam skuad sementara Timnas Indonesia harus bersaing untuk mendapatkan tempat dalam tim yang dipersiapkan menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.
Herdman memadukan pemain senior, talenta muda, serta pemain yang berkarier di dalam dan luar negeri. Dari daftar tersebut, pelatih asal Inggris itu nantinya akan memilih 23 hingga 26 nama untuk mengisi skuad final Garuda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persaingan menarik terlihat di sektor penjaga gawang. Emil Audero dan Maarten Paes masuk dalam daftar bersama Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, Ernando Ari, serta Teja Paku Alam. Kehadiran enam kiper memberi Herdman sejumlah pilihan sebelum menentukan komposisi akhir di bawah mistar.
Di lini pertahanan, Indonesia harus bersiap tanpa Jay Idzes. Sang kapten disebut mengalami cedera sehingga perlu fokus menjalani pemulihan.
Situasi tersebut menjadi tantangan bagi Herdman untuk meracik pertahanan. Mees Hilgers, Elkan Baggott, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk termasuk nama yang tersedia dalam daftar sementara.
Pemanggilan kali ini turut menyorot kehadiran Luke Vickery, Teja Paku Alam, Dion Markx, Arjuna Agung, dan Arlyansyah Abdulmanan. Kelima pemain tersebut menambah pilihan di berbagai posisi, dari penjaga gawang hingga penyerangan.
Vickery yang memperkuat Macarthur FC menjadi salah satu opsi di sektor sayap. Sementara itu, bek muda Persita Tangerang, Dion Markx, mendapat kesempatan bersaing di lini belakang. Arjuna Agung dan Arlyansyah Abdulmanan juga masuk dalam pilihan Herdman untuk memperkaya komposisi tim.
Sejumlah pemain yang sebelumnya absen kembali menghiasi daftar panggilan. Selain Ernando Ari, terdapat Pratama Arhan, Yakob Sayuri, Witan Sulaeman, dan Ricky Kambuaya.
Persaingan di lini depan juga terbuka. Ezra Walian, Septian Bagaskara, Arkhan Kaka, Mauro Zijlstra, dan Rafael Struick masuk dalam daftar bersama Ramadhan Sananta, Ole Romeny, serta Jens Raven.
Banyaknya pilihan memungkinkan Herdman menilai berbagai kombinasi pemain. Tantangannya adalah menemukan komposisi yang seimbang dan mampu menjalankan kebutuhan permainan tim.
Bagi seluruh pemain yang dipanggil, status skuad sementara menjadi pengingat bahwa proses seleksi masih berjalan. Mereka harus menunjukkan performa terbaik untuk mengubah kesempatan awal ini menjadi tempat dalam skuad final Garuda. (ary)

