MALILI,UJUNGJARI.COM–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Ober Datte mengapresiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan PT Vale Indonesia yang berlangsung di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (1/7).

Ober Datte mengatakan kesepakatan ini merupakan momen penting dalam memperkuat kerjasama antara pemerintah daerah dan investor nasional yang strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah pencapaian signifikan yang layak dihargai. Kami di DPRD menganggap kesepakatan ini bukan sekadar simbol, tetapi berisi poin-poin penting yang mendukung kepentingan masyarakat Luwu Timur,” kata Ober Datte ketika dimintai pendapat, Rabu (2/7/2025).

Ober menjelaskan bahwa sembilan aspek krusial dalam MoU itu mencerminkan semangat baru dalam pengelolaan kemitraan antara pemerintah daerah dan sektor swasta, terutama perusahaan pertambangan.

Politisi PDI Perjuangan ini memberi beberapa catatan terkait kerja sama ini. Catatan-catatan penting itu antara lain penyertaan tenaga kerja lokal, prioritas bagi kontraktor dari Luwu Timur, optimalisasi dana CSR, serta peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ketika tenaga kerja lokal mendapatkan kesempatan lebih banyak, dan kontraktor lokal diutamakan, maka sirkulasi ekonomi akan meningkat secara langsung di daerah. Ini adalah wujud nyata dari keadilan ekonomi,” tambahnya.

Ober juga mengapresiasi langkah PT Vale yang menyerahkan aset fisik untuk mendukung infrastruktur publik sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang nyata.

Ia berpendapat, hal ini perlu disertai dengan pengawasan dan pengelolaan kolaboratif yang transparan antara pihak eksekutif, legislatif, dan masyarakat.

“Kami di DPRD siap mengawal pelaksanaan MoU ini agar sesuai dengan tujuan yang telah disepakati. Kami tidak ingin MoU ini hanya menjadi dokumen seremonial, tetapi harus benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ketua DPRD. (bs)