MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga di kawasan Telkomas, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, mulai resah dengan munculnya dugaan adanya gerakan terorganisir yang ingin menjadikan seluruh ketua RT dan RW di wilayah tersebut berasal dari kalangan perempuan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang perempuan diduga berperan sebagai buzzer sekaligus penggerak di balik pengumpulan berkas calon RT/RW di lingkungan Telkomas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok ini disebut-sebut aktif berkeliling dari satu RT ke RT lain untuk mengurus dan mendorong nama-nama calon tertentu agar dapat maju dalam pemilihan.
“Dari informasi yang beredar, semua calon yang disiapkan adalah perempuan. Kami khawatir ada pengaturan terselubung. Ini bukan rahasia lagi di Telkomas, issu ini setiap hari warga perbincangkan,” ungkap salah satu warga Telkomas yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (31/10/2025).
Warga menilai, jika dugaan itu benar, maka hal ini dapat mencederai prinsip keterbukaan dan keadilan dalam proses pemilihan RT/RW yang seharusnya menjadi hak seluruh warga tanpa diskriminasi gender.
“Masyarakat seharusnya diberikan kebebasan untuk memilih siapa pun yang layak, bukan diarahkan pada satu kelompok atau jenis kelamin tertentu,” lanjut warga tersebut.
Pemerhati kebijakan publik di Makassar, Muh Syakir, juga ikut menyoroti fenomena ini. Ia menilai, gerakan misterius tersebut harus segera diusut karena berpotensi menimbulkan konflik sosial.
“Kalau informasi itu benar, harus ditindak tegas. Lurah dan Camat bahkan aparat hukum perlu turun tangan untuk memastikan proses pemilihan berjalan bersih dan netral,” tegasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Berua belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan adanya pengaturan calon RT/RW di wilayah Telkomas tersebut. (drw)

