MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Isu tentang adanya gerakan misterius mencari calon RT/RW khusus perempuan di kawasan Telkomas, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, semakin terang.
Tiga pejabat sementara (Pjs) ketua RW di wilayah tersebut mengaku telah mendengar langsung kabar adanya oknum perempuan yang berkeliling dari rumah ke rumah untuk menjaring calon khusus perempuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya dengar kabarnya seperti itu, ada yang jalan seperti itu. Itu isu yang beredar di Telkomas,” ujar Pjs Ketua RW 1, Harding di warkop BTP, sore tadi.
Hal senada juga disampaikan Pjs Ketua RW 2 Muh Arifin dan RW 3 A.Baso. Mereka mengaku isu itu sudah menjadi bahan pembicaraan warga di Telkomas. Mereka mau ajukan kolektif calon RT RW di Telkomas. Ironisnya, ada oknum diduga yang mengkoordinir.
“Iya, saya dengar kabar begitu. Katanya semua RT/RW di Telkomas yang mau maju calonnya perempuan semua. Itu gosip yang beredar luas di Telkomas. Tapi kalau itu benar terjadi, parah!” ujar Pjs RW 2 yang diamini dua rekannya.
Dalam suasana santai pertemuan di warkop itu, salah satu Pjs Ketua RW bahkan sempat berkelakar saat memperkenalkan calon RT yang ingin maju.
“Tabe bu lurah, ini saya hadirkan calon RT-ku laki-laki. Mau maju calon RT. Bukanjeki perempuan pak to?” ujarnya disambut tawa para hadirin di meja yang sama.
Sebelumnya, Lurah Berua Andi Suryanti menanggapi santai isu tersebut dan menegaskan bahwa siapapun boleh mencalonkan diri selama memenuhi syarat.
“Biasaji itu. Tapi tetap, siapa pun yang mau mencalonkan diri harus sesuai aturan. Anak wali kota pun tidak bisa maju kalau tidak memenuhi syarat,” tegasnya.
Gerakan misterius yang disebut-sebut berupaya mendominasi posisi RT/RW dengan calon perempuan ini kini menjadi perhatian masyarakat dan pemerhati kebijakan publik.
Mereka menilai hal ini bisa memicu konflik sosial jika tidak segera diklarifikasi dan diawasi oleh pihak kelurahan maupun aparat hukum. (drw)

