MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, mengingatkan lurah setempat agar bersikap netral dalam proses pemilihan ketua RT dan RW. Mereka menegaskan, pemilihan tersebut seharusnya menjadi ruang murni bagi warga untuk menentukan sendiri siapa yang layak memimpin lingkungannya.
“Biarkan warga yang memilih pemimpin lingkungannya. Yang terpilih tentu adalah pilihan dan aspirasi warga sendiri,” ujar Andri (47) Warga Jalan Berua Raya, Jumat (31/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andri juga menilai, campur tangan pihak tertentu justru akan menimbulkan ketidakpercayaan dan potensi konflik di masyarakat. “Buat apa ada RT/RW kalau hasilnya hanya rekayasa. Warga pasti tidak sepenuh hati mendukung jika ketuanya hasil pengaturan oknum lurah,” sambungnya.
Rahman (77) Warga Berua lainnya berharap Pemerintah Kota Makassar melalui camat dan instansi terkait dapat mengawasi jalannya proses pemilihan agar berlangsung jujur, transparan, dan tanpa intervensi.
Sebelumnya, Lurah Berua Andi Suryanti menegaskan pihaknya bersikap netral dan tidak pernah mengintervensi calon RT/RW yang akan maju.
“Saya netral, tidak pernah saya intervensi calon yang mau maju. Silakan yang mau mencalonkan, kita ini terbuka siapapun mau maju, silakan,” ujarnya.
“Belumpi juga ada juknis turun, belum ada jadwal tahapan pemilihan RT RW dari atas,” ketus Lurah Andi Suriyanti.
Proses pemilihan RT/RW di beberapa wilayah di Makassar memang tengah menjadi sorotan publik karena adanya dugaan keterlibatan oknum lurah dan oknum pejabat sementara (Pjs) RT/RW yang berpihak kepada calon tertentu. (drw)

