MOROWALI,UJUNGJARI.COM–Meskipun berbeda provinsi, hubungan baik Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Morowali, Sulawesi Tengah tetap harmonis. Kedua daerah bertetangga secara geografis ini intens bekerja sama dalam banyak hal.

Ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Luwu Timur, Hj Puspawati Husler pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Morowali yang digelar di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Jumat (05/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puspawati menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Kabupaten Morowali yang dinilai mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Morowali adalah contoh nyata bagaimana sebuah daerah mampu tumbuh pesat ketika pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bergerak bersama. Saya melihat semangat besar yang bisa menjadi teladan bagi daerah-daerah lain, termasuk Luwu Timur,” imbuhnya.

“Semoga Morowali terus maju dan tetap menjaga keseimbangan antara industri, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakatnya,” harap Wabup Puspawati.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid selaku inspektur upacara menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap lingkungan di tengah pesatnya aktivitas industri yang menjadikan Morowali sebagai pusat perhatian nasional dan internasional.

“Gadis cantik bernama Morowali ini telah tumbuh dan menjadi rebutan dunia. Jangan sampai terjadi pendarahan. Tanda-tanda itu sudah tampak, maka pemerintah dan masyarakat harus menjaga lingkungan tanpa kompromi,” tegasnya.

Anwar Hafid juga menyebut Morowali sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Tengah dengan kontribusi hampir 60%. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam geliat industri yang berkembang pesat tersebut.

Selain isu lingkungan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama. Ia berpesan agar pendidikan dijadikan prioritas di setiap keluarga di Morowali. (bla)