MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Direktur Operasional (Dirops) PD Terminal Makassar, Syachrul Maulana, menegaskan bahwa seluruh operasional PD Terminal Makassar dijalankan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Seluruh pembiayaan, termasuk gaji karyawan, bersumber dari pendapatan terminal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Syachrul menjelaskan, PD Terminal merupakan perusahaan daerah yang dikelola secara mandiri. Oleh karena itu, manajemen dituntut untuk memastikan pendapatan terminal mampu menutup seluruh kebutuhan operasional.
“Tidak ada APBD di PD Terminal. Semua gaji karyawan berasal dari pendapatan terminal. Yang penting kami tidak minus,” tegas Syachrul.
Ia menambahkan, prinsip tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar agar perusahaan daerah tidak membebani keuangan daerah..“Pak Wali Kota juga bilang, yang penting tidak minus. Selama operasional berjalan dan tidak merugi, itu sudah menjadi komitmen kami,” ujarnya.
Syachrul menyebutkan, besaran gaji karyawan sangat bergantung pada pemasukan terminal. Saat ini, PD Terminal menggaji sebanyak 62 karyawan dari hasil pendapatan yang diperoleh.
Ke depan, manajemen PD Terminal Makassar terus berupaya mengoptimalkan potensi pendapatan melalui pembenahan layanan dan kerja sama dengan berbagai pihak, agar operasional perusahaan tetap berjalan stabil dan berkelanjutan. (drw)

