PAREPARE, UJUNGJARI.COM — Bali United mendapat kabar kurang menyenangkan jelang laga pekan ke-17 Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar.

Tim berjuluk Serdadu Tridatu dipastikan kehilangan dua pemain andalannya saat bertandang ke Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua pemain tersebut adalah Irfan Jaya dan Reyner Barussu yang hingga kini masih menjalani proses pemulihan cedera.

Irfan Jaya, yang menjadi andalan di sektor sayap serangan, mengalami keretakan tulang pada bagian lutut. Cedera tersebut membuat pemain Timnas Indonesia itu belum bisa diturunkan dalam laga krusial melawan Juku Eja.

Sementara itu, gelandang muda Bali United, Reyner Barussu, juga harus menepi setelah didiagnosis mengalami retak pada telapak kaki. Kondisi ini memaksa tim pelatih untuk kembali memutar otak dalam menyusun komposisi lini tengah terbaik.

Absennya dua pemain kunci ini tentu menjadi kerugian besar bagi Bali United. Selain mengurangi opsi di lini serang dan tengah, kehilangan Irfan Jaya dan Reyner Barussu juga berpotensi memengaruhi keseimbangan permainan tim, terlebih menghadapi PSM Makassar yang dikenal tangguh saat bermain di kandang.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengaku kehilangan besar dengan absennya Irfan Jaya. “Irfan adalah pemain kunci kami di lini serang, terutama dalam mengembangkan permainan sayap dan membuka ruang bagi rekan-rekan. Kehilangan dia tentu membuat kami harus menyesuaikan strategi,” ujar Cugurra, Rabu (7/1).

Cugurra menambahkan, meski tanpa Irfan, tim tetap optimistis menghadapi PSM. “Kami punya pemain lain yang siap tampil. Ini saatnya seluruh tim menunjukkan kedalaman skuad dan kerja sama yang solid,” tegasnya

Laga PSM Makassar kontra Bali United sendiri diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama mengincar hasil maksimal demi menjaga posisi di papan atas klasemen Super League 2025/2026.  (**)