MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kabar mengejutkan kembali menghampiri PSM Makassar. Di tengah persiapan tim menghadapi putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026, klub berjuluk Juku Eja itu kembali mendapat sanksi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Berdasarkan data terbaru di situs resmi FIFA yang dipantau pada Sabtu (10/1/2026), PSM Makassar resmi dikenai sanksi Registration Bans atau larangan pendaftaran pemain baru. Sanksi tersebut mulai berlaku sejak Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat hukuman tersebut, PSM Makassar tidak diperkenankan mendaftarkan pemain anyar selama tiga periode transfer.

Dengan demikian, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu dipastikan baru bisa kembali melakukan pendaftaran pemain pada bursa transfer Januari 2027.

Sanksi ini tentu menjadi pukulan bagi manajemen dan tim pelatih PSM Makassar yang tengah berupaya melakukan evaluasi dan perombakan skuad jelang putaran kedua kompetisi.

Keterbatasan dalam merekrut pemain baru membuat PSM harus memaksimalkan komposisi pemain yang ada saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PSM Makassar terkait penyebab sanksi tersebut maupun langkah yang akan ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan yang berujung pada hukuman dari FIFA.

Sejumlah suporter PSM Makassar menyayangkan kembali dijatuhkannya sanksi FIFA tersebut. Mereka menilai hukuman larangan pendaftaran pemain baru menjadi pukulan serius bagi tim yang tengah berjuang di kompetisi.

“Ini jelas sangat merugikan tim. Saat klub lain bisa menambah kekuatan di putaran kedua, PSM justru harus bertahan dengan skuad yang ada,” ujar Ardiansyah, salah satu suporter PSM.

Suporter lainnya, Rahmat, berharap manajemen segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang menyebabkan sanksi tersebut.

“Kami berharap manajemen cepat menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai prestasi tim di lapangan ikut terganggu karena persoalan administratif,” katanya.

Meski demikian, dukungan terhadap tim tetap mengalir. Banyak pendukung setia Juku Eja menegaskan akan terus berada di belakang tim, apapun kondisi yang dihadapi.

“Apapun situasinya, PSM tetap di hati. Kami akan terus mendukung pemain yang ada untuk berjuang maksimal,” ucap seorang suporter lainnya. (**)