MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Sabtu (10/1).
Kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman serta diskusi terkait strategi pembangunan daerah dan praktik tata kelola pemerintahan yang diterapkan di Kota Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa pembangunan di Makassar dijalankan dengan prinsip sederhana, yakni setiap kebijakan harus memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat.
Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang bertujuan menjaga daya beli warga, seperti program sampah gratis, penyediaan seragam sekolah, hingga sambungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkot Makassar juga terus mendorong transformasi digital dalam layanan publik serta penguatan birokrasi yang berorientasi pada dampak dan hasil nyata.
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menciptakan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Makassar kami bangun dengan prinsip bahwa setiap kebijakan harus kembali ke warga dalam bentuk manfaat nyata. Melalui kolaborasi, inovasi, dan pemerintahan yang responsif, kami terbuka untuk saling belajar antar daerah agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Munafri Arifuddin.
Pemkab Majene menyambut baik kesempatan berbagi pengalaman ini dan berharap praktik-praktik baik yang diterapkan di Makassar dapat menjadi inspirasi dalam mendorong pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah mereka.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemerintah daerah serta mendorong lahirnya inovasi kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (Jel)

