ACEHTAMIANG, UJUNGJARI.COM – Wujud kebersamaan dan semangat gotong royong ditunjukkan prajurit TNI Angkatan Darat bersama guru dan siswa dalam percepatan pemulihan pasca bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang.

Prajurit Yonif 115/Macan Leuser, jajaran Kodam Iskandar Muda, melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kuala Simpang, Sabtu (10/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bencana alam yang melanda wilayah Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyebabkan lumpur dan material banjir mengendap di sejumlah ruang kelas serta fasilitas sekolah.

Kondisi tersebut mengganggu proses belajar mengajar dan aktivitas pendidikan di sekolah tersebut.

Menyikapi hal itu, prajurit Yonif 115/Macan Leuser bergerak cepat membantu pemulihan sarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Dalam kegiatan tersebut, TNI bergotong royong bersama para guru dan murid SMKN 1 Kuala Simpang membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya.

Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, arco, dan alat sederhana lainnya, para prajurit, guru, dan siswa bahu-membahu mengangkat lumpur yang mengering dan menumpuk di dalam ruangan sekolah.

Meski dihadapkan pada keterbatasan peralatan serta medan yang cukup berat, semangat kebersamaan tetap terjaga.
Suasana penuh keikhlasan, kekompakan, dan kepedulian tampak jelas selama kegiatan berlangsung.

Nilai-nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia tercermin dalam kerja bersama antara TNI dan masyarakat sekolah.

Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran dan kepedulian TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan yang terdampak bencana.

“Pembersihan sekolah ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai prajurit TNI untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama dalam upaya pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, SMKN 1 Kuala Simpang dapat segera kembali beraktivitas secara normal sehingga proses pendidikan bagi para siswa tidak terus terganggu akibat bencana. (Rls)