JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengumumkan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan pertama tahun 2026 periode Januari–Maret akan mulai didistribusikan pada Februari 2026.

“Yang bansos reguler ini akan kita mulai salurkan mungkin Februari untuk sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat, termasuk di antaranya adalah PKH dan bantuan sembako,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (23/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul ini menegaskan bahwa bansos reguler untuk periode Oktober–Desember 2025 yang tidak sempat cair dipastikan tidak akan disalurkan kembali.

Pemerintah, kata dia, akan memulai proses penyaluran bantuan tahun 2026 secara resmi dari periode Januari–Maret 2026.

“Penyaluran bantuan tahun 2026 akan dimulai sesuai periode berjalan, sehingga tidak ada penyaluran susulan untuk periode sebelumnya,” tegasnya.

Selain mengumumkan jadwal penyaluran bansos, Mensos juga menyampaikan kebijakan baru yang akan mulai diterapkan pada tahun ini. Seluruh keluarga penerima manfaat bantuan dari Kementerian Sosial akan secara otomatis didaftarkan sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih.

Kebijakan tersebut mencakup penerima PKH, BPNT, hingga keluarga dari siswa Sekolah Rakyat.

Menurut Gus Ipul, langkah ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga penerima bantuan agar tidak hanya bergantung pada bansos.

“Karena keluarga itu adalah bagian dari penerima manfaat, jadi otomatis seluruh orang tua dan keluarga siswa sekolah rakyat juga menjadi anggota koperasi desa,” tutur Gus Ipul.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan ekonomi di tingkat desa. (**)