JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan perhitungan terkait rencana penggratisan biaya pendidikan tinggi di Indonesia sebagaimana menjadi keinginan Presiden RI Prabowo Subianto.

Perhitungan tersebut dilakukan bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil kalkulasi sementara, dibutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp183 triliun setiap tahun untuk merealisasikan kebijakan kuliah gratis.

Brian menjelaskan, jika kebijakan tersebut diterapkan, skema pembiayaan akan disalurkan melalui Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk kampus negeri serta Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Swasta (BOPTS) bagi perguruan tinggi swasta.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan final. Saat ini, pihaknya masih melakukan kajian mendalam untuk merumuskan skema terbaik dalam membantu pembiayaan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Jadi ini yang memang kami sedang juga lakukan kajian-kajian dengan Pak Mensesneg, Kementerian Keuangan, dan lain-lainnya termasuk kemungkinan pendekatan-pendekatan lainnya,” ujar Brian Yuliarto, Senin (9/2/2026).

Kajian tersebut diharapkan dapat menghasilkan formula kebijakan yang berkelanjutan, realistis secara fiskal, serta tetap menjamin kualitas pendidikan tinggi nasional.  (**)