MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sinergi lintas pemerintah antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Komisi V DPR RI, dan Pemerintah Kota Makassar terus diperkuat dalam mendukung penataan kanal, pemenuhan air bersih, serta pengelolaan sampah secara terpadu di Kota Makassar.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu, sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI yang menekankan pentingnya penataan infrastruktur perkotaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penataan ini dinilai strategis untuk menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat citra kota, serta mewujudkan pembangunan perkotaan yang ramah dan berkelanjutan.
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Heriantono Waluyadi, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung program penataan kanal di Makassar.
Dukungan tersebut dilakukan melalui perencanaan teknis yang matang serta pelaksanaan kegiatan yang terintegrasi, guna memastikan fungsi kanal tetap optimal, khususnya dalam menghadapi musim hujan.
“BBWS Pompengan Jeneberang siap bersinergi melalui perencanaan dan pelaksanaan teknis agar fungsi kanal tetap berjalan maksimal sebagai pengendali banjir dan sistem drainase kota,” ujar Heriantono.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dalam menangani persoalan perkotaan yang bersinggungan lintas kewenangan.
“Persoalan kanal, air bersih, dan sampah tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat agar solusi yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” kata Munafri.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI asal Sulawesi Selatan, Hamka B. Kady, menegaskan komitmen Komisi V DPR RI bersama mitra kerjanya untuk mendukung penuh program penataan kanal di Kota Makassar. Menurutnya, penataan kanal tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kapasitas dan fungsi infrastruktur. (**)

