JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMP Kristen IPEKA Sunter, Jakarta, Selasa (10/2).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka satu tahun pelaksanaan CKG sebagai pemeriksaan kesehatan rutin tahunan bagi seluruh masyarakat, termasuk anak dan remaja usia sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Mu’ti mengatakan, program CKG merupakan wujud kehadiran negara dalam memastikan setiap warga negara memperoleh layanan kesehatan yang layak dan merata.

Di lingkungan satuan pendidikan, CKG menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan jenjang dan usia peserta didik.

“Anak-anak harus sehat agar bisa belajar dengan optimal, produktif, dan berprestasi. Pemeriksaan rutin ini menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pelaksanaan selama satu tahun, program CKG menemukan masih adanya potensi risiko kesehatan pada anak dan remaja. Di antaranya hipertensi, gizi lebih dan obesitas, anemia, serta gigi berlubang.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Veronica Tan menambahkan, kesehatan anak tidak hanya berdampak pada capaian akademik, tetapi juga pada tumbuh kembang dan perlindungan mereka secara menyeluruh.

Karena itu, sinergi lintas kementerian terus diperkuat untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan terlindungi.

Pelaksanaan CKG di satuan pendidikan dilakukan secara gratis dan mudah.

Para murid tetap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa, sementara petugas puskesmas datang langsung ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan.

Orang tua atau wali dapat mendaftarkan anak melalui aplikasi SATUSEHAT, WhatsApp resmi Kementerian Kesehatan, atau melalui pengampu di satuan pendidikan.

Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia yang terpantau kondisi kesehatannya sejak dini.

Dengan tubuh yang sehat, generasi penerus bangsa diharapkan mampu belajar lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius di masa depan.  (**)