MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Laga PSM Makassar kontra Dewa United pada putaran kedua Liga 1 di Stadion BJ Habibie Parepare, menghadirkan sejumlah fakta menarik.

Salah satunya adalah posisi kedua tim di klasemen yang kembali berdekatan, seperti pada pertemuan putaran pertama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada laga putaran pertama lalu, Dewa United datang dengan status penghuni peringkat ke-13 klasemen sementara.

Sementara itu, PSM Makassar berada tepat di bawahnya, yakni posisi ke-14, dengan selisih hanya satu poin.

Menariknya, situasi tersebut kembali terulang jelang pertemuan putaran kedua. Dewa United kini menempati peringkat ke-12 klasemen, sedangkan PSM Makassar berada di posisi ke-13. Jarak poin antara kedua tim pun masih sama, hanya terpaut satu angka.

Kondisi ini membuat duel PSM Makassar vs Dewa United diprediksi berlangsung sengit. Selain gengsi, laga ini juga krusial bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di papan klasemen dan menjauh dari zona bawah.

Dengan jarak poin yang tipis, hasil pertandingan di Stadion BJ Habibie dipastikan akan berdampak signifikan terhadap posisi klasemen kedua tim pada pekan selanjutnya.

Pengamat sepak bola nasional, Syamsuddin Umar, menilai pertemuan PSM Makassar melawan Dewa United akan berjalan ketat karena kekuatan kedua tim relatif berimbang.

“Kalau melihat posisi klasemen dan selisih poin yang hanya satu angka, ini menunjukkan kualitas kedua tim tidak jauh berbeda. Situasi ini mirip dengan putaran pertama, artinya laga nanti sangat ditentukan oleh detail kecil seperti konsentrasi dan efektivitas penyelesaian akhir,” ujar Syamsuddin Umar.

Ia menambahkan, faktor bermain di Stadion BJ Habibie bisa menjadi keuntungan bagi PSM Makassar. “PSM harus memaksimalkan dukungan suporter. Bermain di kandang adalah momentum untuk membalikkan posisi dan naik di klasemen,” tambahnya.  (**)