MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi program unggulan dalam agenda pembangunan daerah.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zulkifly Nanda mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar masuk dalam kategori belanja wajib karena berkaitan langsung dengan standar pelayanan minimal (SPM) yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.

“Dinas Pendidikan ini masuk standar pelayanan minimal atau belanja wajib, sehingga menjadi perhatian Pak Wali Kota, termasuk dalam RPJMD dan visi misi beliau,” ujarnya.

Ia menegaskan, komitmen tersebut tercermin dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama.

Menurutnya, pemenuhan SPM di bidang pendidikan menjadi tanggung jawab yang tidak bisa ditawar.

Lebih lanjut, Zulkifly menyampaikan bahwa peningkatan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu target utama yang terus didorong.

Pemkot Makassar ingin memastikan fasilitas sekolah, baik di tingkat SD maupun SMP, terus mengalami perbaikan guna menunjang kualitas proses belajar mengajar.

Selain penguatan infrastruktur, sejumlah program prioritas juga dipastikan tetap berjalan. Salah satunya adalah program seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP.

“Program gratis seragam sekolah untuk SD dan SMP itu wajib dilaksanakan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga memastikan dukungan terhadap program nasional di sektor pendidikan dan kesejahteraan siswa, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan berbagai kebijakan tersebut, Pemkot Makassar berharap kualitas pendidikan di Kota Daeng terus meningkat seiring dengan terpenuhinya standar pelayanan minimal dan optimalnya program-program prioritas yang telah dicanangkan.  (**)