PAREPARE, UJUNGJARI.COM – Pertemuan PSM Makassar kontra Dewa United pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 diprediksi menjadi perang lini tengah.
Duel dua tim bertabur gelandang berkualitas ini diyakini akan menentukan arah permainan sepanjang 90 menit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laga tersebut digelar di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/2/2026) pukul 16.30 Wita.
Dukungan publik tuan rumah menjadi modal penting bagi Juku Eja untuk mengamankan poin penuh.
Kedua tim sama-sama memiliki gelandang dengan karakter berbeda. Ada yang piawai mengatur tempo permainan, ada pula yang berperan sebagai pemutus serangan sebelum bola memasuki jantung pertahanan. Karena itu, dominasi di sektor tengah dipastikan menjadi kunci kemenangan.
Di kubu tuan rumah, pelatih Tomas Trucha tampaknya masih mencari formula ideal di lini tengah. Dalam tiga pertandingan terakhir, pelatih 54 tahun itu melakukan rotasi komposisi pemain.
Saat menghadapi Persijap Jepara dan Semen Padang, trio gelandang diisi Akbar Tanjung, M Arfan, dan Daisuke Sakai. Namun perombakan dilakukan ketika menghadapi PSBS Biak.
Kala itu, Trucha menurunkan Gledson Paixao, Resky Fandi, dan Achmat Fahrul Aditia. Gledson bersama Resky diplot sebagai double pivot yang bertugas memutus serangan lawan sebelum masuk ke lini belakang.
Sementara Fahrul Aditia berperan sebagai gelandang pendobrak, bahkan kerap bergerak lebih ofensif layaknya second striker di belakang Alex Tank.
Trucha membutuhkan sosok gelandang yang mampu memegang bola lebih lama di lapangan tengah. Juru taktik berpaspor Republik Ceko tersebut dikenal mengusung karakter permainan progresif, dengan penguasaan bola di area pertahanan lawan melalui umpan-umpan pendek cepat.
Menghadapi Dewa United, Trucha diperkirakan tak akan melakukan perombakan total. Duet Gledson Paixao dan Resky Fandi berpeluang tetap menjadi pilihan utama karena mampu memberikan keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Keduanya, yang mengenakan nomor punggung 40 dan 6, memiliki daya jelajah tinggi untuk merusak ritme permainan lawan sekaligus menjaga kedalaman lini belakang.
Selain itu, Savio Roberto berpeluang kembali tampil sejak menit awal setelah pulih dari cedera. Kehadirannya bisa menambah kreativitas sekaligus memperkaya variasi serangan PSM dari lini kedua.
Dengan komposisi gelandang yang sama-sama solid, duel di lapangan tengah diyakini akan menjadi penentu siapa yang mampu mengendalikan permainan dan keluar sebagai pemenang di Parepare. (**)

